10 Tanda Keuangan Anda Sedang Bermasalah Serius

3252277141

Berbicara masalah keuangan memang tidak ada habisnya. Di dalamnya selalu dibahas antara kebutuhan prioritas dengan kebutuhan yang tidak terlalu penting.

Kemudian, kita juga harus belajar untuk mengelola keuangan pribadi dengan lebih baik agar di masa depan nanti kita bisa hidup lebih sejahtera.

Namun, sebagian besar orang malah sedang mengalami masalah yang cukup serius dalam keuangannya, mulai dari terlalu banyak utang, hingga akhirnya mengalami kebangkrutan.

Memiliki gaji setiap bulannya juga tidak menjadi jaminan seseorang tersebut bisa hidup lebih mapan, karena semua tergantung dari pola keuangan yang dia jalankan.

Adanya gaya hidup yang konsumtif, serta terlalu mudah untuk berutang, akan membuat Anda mudah bermasalah dalam keuangan. gejala utama saat bermasalah dalam finansial, yaitu keuangan memang sedang gawat atau perlu segera dibenahi.

Apa saja gejalanya? Simak ulasan berikut.

1. Utang Lebih Dari 30 Persen Penghasilan

Kita boleh untuk berutang, namun ada batasannya. Jika bisa, utang tidak boleh melebihi 30 persen dari pendapatan per bulan. Jika yang terjadi malah sebaliknya, artinya keadaan keuangan Anda sebenarnya sedang Gawat.

2. Gali Lubang Tutup Lubang

Utang mungkin bisa diatasi dengan istilah “gali lubang tutup lubang”. Di mana untuk menutupi utang yang satu, Anda bisa kembali berutang. Keadaan keuangan akan semakin berat, bila terus-menerus berutang untuk mendapat utang.

3. Tidak Tahu Nilai Utang

Anda tahu jika sedang memiliki utang, namun tidak tahu berapa jumlah utang yang harus dibayar setiap bulannya. Alhasil, tanpa perhitungan Anda wajib membayar itu semua. Setelah dilihat, saldo akhir sangat minus. Ini berarti keadaan keuangan sudah lampu merah.

4. Mendapat peringatan Kreditur

Jika Anda cukup sering ditelepon oleh pihak pemberi kredit, baik dari leasing atau bank, ini bisa jadi peringatan besar, dan keuangan Anda memang sedang bermasalah. Sebaiknya jangan pernah telat untuk melakukan pembayaran.

5. Telat Bayarkan Utang

Karena Anda sedang memiliki masalah serius dalam keuangan, biasanya Anda akan selalu telat membayar utang. Alasannya bisa karena lupa waktu, terlalu sibuk, bahkan karena saat tanggal tagihan sudah ada, uang untuk bayaran belum terkumpul.

6. Pengajuan Kredit Ditolak

Karena sangat membutuhkan uang, Anda terpaksa melakukan pinjaman lagi kepada pihak bank tertentu yang menawarkan pinjaman dalam bentuk kartu kredit atau KTA. Namun, saat mencoba mengajukan, ternyata Anda mendapat penolakan dari pihak bank tersebut. Kemungkinan ini terjadi karena sebelumnya, Anda mengalami kredit macet.

7. Pendapatan Minim

Kebutuhan Anda masih banyak, namun karena keadaan uang sudah tipis, Anda tidak sanggup untuk menutupinya lagi. Alasannya, ya tidak lain karena uang sebagian besar habis dibayarkan utang.

8. Kartu Kredit Overlimit

Lagi-lagi Anda berbelanja dengan kartu kredit, namun ketika dicek di kasir, ternyata kartu kredit sudah over limit atau sudah melebihi batas limit kredit. Hal ini karena sebelumnya Anda memang suka menggunakan kartu kredit untuk menutupi biaya sehari-hari.

9. Punya Banyak Kartu Kredit

Tidak cukup menjadikan kartu kredit sebagai pengganti uang tunai, dan juga sebagai penutup kebutuhan sehari-hari, Anda yang memiliki kartu kredit lebih dari satu ini akan semakin memuja kartu kredit dan menanggapnya sebagai alternatif uang untuk menutup pengeluaran. Ini berarti Anda memang sedang gawat keuangan.

10. Masih Berkeinginan Menambah Kartu Kredit Baru

Jika Anda sudah tahu bahwa kartu kredit yang menyebabkan keuangan menjadi bermasalah, tapi Anda masih berkeinginan untuk menambah kartu kredit baru. Ini sama seperti menambah masalah dalam masalah. Utang akan semakin bertumpuk, bung.

Cukup Satu Kartu Kredit Saja

Jika memang Anda ingin memiliki kartu kredit, sebaiknya pilih kartu kredit yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan memilih yang sesuai, Anda bisa selalu menikmati promo yang sesuai dengan jenis kartu kreditnya.

Sumber : KOMPAS