5 Jenis Pernikahan Yang Diingikan Semua Orang, Apalagi Nomor 2

171116112659

Setiap pernikahan memiliki masalah sendiri, dan bisa muncul kapan saja. Namun yang paling penting kamu ketahui bahwa pernikahan kamu adalah tentang apa yang kamu dan pasangan kamu lakukan dalam pernikahan kalian. Jatuh cinta merupakan pengalaman terbesar dalam hidup semua orang, tapi saat cinta tumbuh dan tenggelam, kita tentu menyadari hal itu dan kita tentu harus bertahan demi sebuah masa depan yang baik dan hidup bersama-sama.

Pernikahan yang sehat, diciptakan melalui niat dan yang paling penting bahwa kamu dan pasangan mengetahui apa yang diinginkan dari sebuah pernikahan.

Nah, inilah beberapa jenis pernikahan yang kamu inginkan:

1. Pernikahan Yang Inotatif Secara Emosional

171116112940

Kamu menginginkan pernikahan dimana kamu merasa nyaman mengungkapkan dan mendiskusikan perasaan kepada pasangan. Perasaan yang dimaksud adalah reaksi spontan dan emosional melalui lima indra kamu terhadap sesuatu hal.

Keintiman secara emosional dibangun saat kamu merasa nyaman mendiskusikan dan membicarakan emosi kamu kepada pasangan.

Anda ingin pasangan kamu nyambung saat kamu sedang mengungkapkan sesuatu yang sedang terjadi secara emosional.

Sharing atau diskusi seperti ini membutuhkan suasana penerimaan.

2. Pernikahan Yang Setia

171004153510

Kamu ingin berada dalam pernikahan dimana komitmen merupakan hal terpenting. Kesetiaan dalam pernikahan nggak hanya bicara hubungan secara jasmani atau seks, tetapi juga mencakup mata, pikiran, hati dan jiwa kita.

Ketika kita mengisi pikiran kita dengan wanita/lelaki lain, kita mengorbankan kesetiaan kita kepada pasangan. Saat kita menawarkan keintiman secara emosional kepada orang lain misalnya perhatian kepada pasangan lain, kita mengorbankan kesetiaan pasangan kita.

Kamu harus memberikan dan mencurahkan kesetiaan kamu kepada pasangan kamu saja dan Tuhan. Kesetiaan membutuhkan disiplin diri dan sadar bahwa ada konsekuensinya seperti menolak apapun di depan mata, tubuh dan hati kamu yang membahayakan kesetiaan kamu.

3. Pernikahan Dengan Hubungan Yang Intim Secara Spiritual

140917140550

Keintiman spiritual seringkali menjadi hal yang paling sering diabaikan dan tidak menjadi pondasi dalam pernikahan. Padahal hal ini sangat berdampak secara signifikan dalam hal keintiman hubungan kamu, karena pernikahan tentang membangun hubungan keintiman yang langgeng, membuka hati dan jiwa kepada pasangan dan merupakan hal yang sangat perlu dipelajari juga ditelusuri terus menerus.

Keintiman secara spiritual nggak mengharuskan kamu menyetujui setiap hal dengan detail. Sama seperti diatas, kamu perlu saling menceritakan apa yang sedang terjadi dalam diri kamu secara pribadi.

Nah, keintiman ini melibatkan kamu untuk saling membuka diri, sharing tentang apa yang di pikirkan dan perasaan kamu.

4. Pernikahan yang Jujur

170201095506

Kamu ingin berada dalam sebuah pernikahan dimana kejujuran dan kepercayaan adalah pondasi utama. Namun perlu kamu ingat bahwa kepercayaan membutuhkan waktu. Kamu mungkin bisa sabar dan komitmen dalam waktu yang cepat, namun butuh waktu untuk membangun kepercayaan. Kepercayaan nggak hanya dibangun saat kamu dan dia bersama dalam waktu yang sangat lama, namun ini dibangun saat kamu melakukan apa yang kamu katakan kepada pasangan bahkan orang lain.

Penting juga agar kamu dan pasangan jujur satu sama lain dan terbuka dalam hal komunikasi.

5. Pernikahan Yang Penuh Kasih Dan Saling Memaafkan

160428143724

Kamu ingin berada dalam pernikahan dimana kamu dan pasangan selalu mempraktikkan bagaimana itu kesabaran dan saling mengampuni. Pernikahan yang kuat adalah, pernikahan yang penuh dengan kasih satu sama lain seperti sabar, dan saling memaafkan.

Tidak masalah melakukan kesalahan karena nggak satupun pasangan atau manusia yang sempurna, namun alangkah baiknya saling minta maaf, sabar dan memaafkan.

Jangan berfokus kepada balas dendam apalagi sampai menahan luka masa lalu.

Ketika kamu menikahi seseorang, kamu telah mengikat diri kamu kepada seseorang yang nggak sempurna dan memiliki kepribadian sendiri, dan itu akan mengakibatkan kamu menghadapi banyak hal dan kadang bertentangan dengan logika kamu.

Namun nggak apa-apa, yang paling penting adalah kamu harus menentukan jenis pernikahan yang kamu inginakan dan harus komitmen sampai pada keberhasilan tersebut.

Kamu dan pasangan harus sama-sama berjuang demi sebuah pernikahan yang indah dan menjadi berkat bagi banyak orang. Belum terlambat, karena tidak ada yang terlambat dalam memperbaiki diri.

Sumber : beliefnet