Jumat 6, September 2019

VISI DAN RENCANA
Lalu kata raja kepadaku: Jadi, apa yang kauinginkan? Maka aku berdoa kepada Allah semesta langit, kemudian
jawabku kepada raja: Jika raja menganggap baik dan berkenan kepada hambamu ini, utuslah aku ke Yehuda, ke
kota pekuburan nenek moyangku, supaya aku membangunnya kembali. (Nehemia 2:4-5)
Sebuah pasangan sudah cukup lama belum memiliki keturunan. Mereka tidak berputus asa dan selalu meminta dukungan
doa dari teman-teman di sekelilingnya. Tujuh tahun berlalu akhirnya doa-doa mereka pun terjawab, sang istri mengandung dan
melahirkan seorang anak.
Namun betapa terkejutnya teman-teman dari pasangan ini saat mereka berkunjung untuk memberikan selamat. Ternyata
keluarga ini belum juga memiliki tempat tinggal yang tetap dan baru-baru ini saja mereka menyewa sebuah tempat tinggal yang
sangat sempit, dengan kondisi kurang baik untuk kesehatan sang bayi akibat kondisi keuangan yang masih menjadi kendala
besar.
Jika saya bertanya kepada anda, apa harapan anda bagi masa depan mungkin keluarga, pekerjaan, keuangan atau anak-
anak anda, mungkin semua dapat memberikan jawaban yang mantap. Namun dalam perjalanannya, ternyata tidak semua orang
memiliki rencana tentang bagaimana cara mewujudkan visi-visi tersebut.
Sama seperti pasangan dalam cerita di atas, mereka telah memiliki visi untuk memiliki keturunan dan telah berdoa dan
mengalami masa penantian yang panjang, namun demikian mereka belum mempersiapkan apa pun untuk menyambut kehadiran
sang bayi baik akomodasi maupun secara keuangan.
Dalam nats bacaan kita hari ini diceritakan bagaimana Nehemia memiliki mimpi untuk melihat tembok Yerusalem yang
telah runtuh dibangun kembali. Saat jalan dibukakan yaitu ketika raja bertanya apa yang ia inginkan, Nehemia telah memiliki
rencana dan dapat menjawab dengan pasti bahwa ia meminta restu untuk pergi ke Yerusalem dan membangunnya kembali.
Sahabat NK, memiliki visi itu baik namun tanpa rencana, visi kita dapat berubah menjadi bencana atau mungkin kita
bahkan tidak akan pernah melihat visi-visi tersebut diwujudkan. [WT]