Bagaimana Sih Arti Tumbuh Dewasa Dalam Kristus?

180302111718

Pernahkah kita membayangkan menjadi seperti anak kecil kembali dan dengan mudahnya percaya terhadap apa pun yang kita dengar? Ada sesuatu yang indah mengenai menjadi seorang percaya yang naif dan terbuka yang dikasihi oleh Tuhan.

Semakin dewasa, saya menyadari bahwa kedewasaan di dalam Kristus adalah bagaimana kita ‘kembali seperti anak kecil.’ Disini dijelaskan mengenai bagaimana kita bisa kembali menjadi seperti seorang anak kecil. Bukan seorang yang kekanak-kanakan, namun menjadi seorang anak kecil dalam cara dan pola pikir kita.

Selama bertahun-tahun, Mazmur 131 adalah bagian dalam kitab Mazmur yang saya sukai. Saya menyukai apa yang diungkapkan oleh pasal ini: “Nyanyian ziarah Daud. TUHAN, aku tidak tinggi hati, dan tidak memandang dengan sombong; aku tidak mengejar hal-hal yang terlalu besar atau hal-hal yang terlalu ajaib bagiku. Sesungguhnya, aku telah menenangkan dan mendiamkan jiwaku; seperti anak yang disapih berbaring dekat ibunya, ya, seperti anak yang disapih jiwaku dalam diriku.” (Mazmur 131:1-2)

Mazmur 131 hanya terdiri dari tiga ayat, namun saya merasa kalau saya bisa membahasnya dalam setiap khotbah saya seumur hidup. Saya menyukai setiap ayatnya.

Masihkah kita mengingat saat berada dalam dekapan ibu, bercanda, memeluknya tanpa mengkhawatirkan apa pun? Pernahkah kita merasa kalau semua akan baik-baik saja dan tidak perlu melakukan apa pun untuk dikasihi? Bukankah itu merupakan perasaan yang luar biasa?

Yesus menjelaskan mengenai pandangannya terhadap anak-anak. Dalam Matius 18:2-4, “Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka lalu berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga.”

Menjadi seperti seorang anak kecil disini merupakan sebuah gambaran yang tepat mengenai bagaimana menjadi seorang yang kuat, bertanggung jawab, dan seorang Kristen yang dewasa. Ini artinya kita memiliki iman percaya yang kuat kepada Bapa sehingga kita dapat beristirahat dan lega.

Dewasa disini tidak berarti dewasa dalam segi usia, namun bagaimana kita memiliki hati seperti anak kecil. Pernahkah kita merasakannya dalam kehidupan sehari-hari? Dengan cara apakah Bapa mengundang kita untuk kembali menjadi anak kecil hari ini?

Dikutip dari Reckless Devotion oleh Heidi & Rolland Baker, Copyright © 2014, Chosen Books, sebuah divisi dari Baker Publishing Group. Digunakan dengan izin.

Sumber : cbn.com