BAHAN KOMSEL MEI (II) – PERUSAK RELASI

S1 – SEMBAH DAN PUJI (20 Menit)

 

S2 – SUASANA (10 Menit)

Apakah berkat rohani yang Anda dapatkan dari pembacaan dan penerapan prinsip firman dalam Renungan Harian Nilai Kehidupan sepanjang minggu ini? Ceritakanlah secara singkat di dalam kelompok.

 

S3 – SHARING FIRMAN DAN DISKUSI (50 Menit)

BACAAN: EFESUS 4:25-32

Hubungan kita satu dengan yang lain, lahir dari usaha masing-masing untuk menjaganya. Relasi bisa rusak jika ada hal-hal di bawah ini yang belum dibereskan di dalam persekutuan. Hal-hal apa sajakah itu?

 

KEBOHONGAN/DUSTA (4:25)

Dalam hidup bersama di komunitas, kejujuran adalah hal yang penting dimiliki. Dengan kejujuran itu kita bisa menumbuhkan sikap saling percaya satu dengan yang lainnya. Cara untuk memiliki kehidupan dalam komunitas yang dipenuhi kejujuran adalah dengan membuang dusta. Jangan ada dusta diantara kita sebagai sesama anggota tubuh Kristus. Apa yang Anda lakukan untuk membuang kebohongan yang mengganggu hubungan antar anggota komunitas?

 

DENDAM (4:26-27)

Jika terjadi proses yang berakibat pada sakit hati di dalam komunitas tubuh Kristus, arahan Firman Tuhan adalah untuk segera menyelesaikannya. Jangan sampai kemarahan itu disimpan sehingga menjadi dendam tak terselesaikan. Membiarkan dendam sama dengan memberi kesempatan kepada Iblis untuk bekerja di dalam komunitas. Bagaimana Anda melatih diri untuk memberi maaf dan segera menyelesaikan amarah Anda?

 

PERKATAAN KOTOR (4:29)

“Mulutmu harimau-mu” adalah hal yang berlaku di sini. Persoalan di dalam komunitas sering sekali muncul karena soal perkataan yang tak bisa ditahan (fitnah, hoax, kasar, kotor). Sebaliknya Alkitab menyatakan agar kita menggunakan perkataan kita untuk membangun agar mereka yang mendengarnya, mendapat kasih karunia Allah. Bagaimana kita bisa saling menghargai dengan perkataan-perkataan kita?

 

S4 – SASARAN DAN RENCANA (10 Menit)

Jika ada gesekan yang timbul diantara anggota komunitas, segeralah ambil waktu untuk menyelesaikan secara baik-baik di dalam bimbingan Roh Kudus.