Bahan Komsel, Minggu I – Juni 2020

HARMONISASI PELAYANAN DAN KELUARGA

S1 – SEMBAH DAN PUJI (20 Menit)

S2 – SUASANA (10 Menit)

Apakah berkat rohani yang Anda dapatkan dari pembacaan dan penerapan prinsip firman dalam Renungan Harian Nilai Kehidupan sepanjang minggu ini? Ceritakanlah secara singkat di dalam kelompok.

S3 – SHARING FIRMAN DAN DISKUSI (50 Menit)

BACAAN: KISAH PARA RASUL 10:1-9, 23-24

Kornelius adalah seorang perwira pasukan Italia yang tinggal di Kaisarea. Ia adalah seorang yang saleh dan menjadi teladan dalam hal menerapkan keseimbangan antara pekerjaan/pelayanan dan juga keluarganya. Apa saja prinsip-prinsip yang bisa kita pelajari dari kehidupan Kornelius?

 

  1. MELAYANI SESUAI KARUNIA (AY. 2)

Salah satu alasan mengapa pelayanan bisa menjadi lebih ‘tajam’ dan efektif, adalah karena dilakukan sesuai dengan karunia Allah. Kornelius dan seisi rumahnya rupanya adalah keluarga yang takut akan Allah. Ia dikenal sebagai seorang yang banyak bersedekah kepada umat Yahudi. Karunia kemurahan hati yang dititipkan Tuhan kepadanya digunakan untuk menjadi berkat bagi orang lain. Karunia rohani apakah yang Anda temukan di dalam diri Anda? Bagaimana Anda mengembangkan dan menggunakannya di dalam pelayanan?

 

  1. MEMBAWA ORANG LAIN MENGENAL TUHAN (AY. 23-24)

Selain berkemurahan hati, Kornelius juga rupanya memiliki kerinduan agar orang lain mendengar Injil Kristus. Itu sebabnya ia mengumpulkan sanak-saudara dan sahabat-sahabatnya berkumpul. Ia memberikan kesempatan kepada Petrus untuk berbicara dan menyatakan kebenaran. Hasilnya, turunlah Roh Kudus ke atas orang-orang yang mendengarkan pemberitaan itu (ay 44). Jika kita tidak bisa menjelaskan Injil, kita bisa mengumpulkan orang-orangnya dan memberi kesempatan kepada orang lain untuk memberitakannya. Ceritakan pengalaman Anda untuk memperkenalkan orang lain kepada Kristus!

 

  1. MEMULIAKAN/MELAYANI ALLAH BERSAMA KELUARGA (AY. 46-48)

Melihat karya Roh Kudus dalam kehidupan kerabat dan keluarga, membuat mereka kemudian “memuliakan Allah”. Mereka memberi diri dibaptis dan menyerahkan hidup untuk kemuliaan Tuhan. Jika kita menetapkan tujuan utama di dalam keluarga, jangan pernah bergeser dari kerinduan untuk mempermuliakan Allah bersama-sama dengan seluruh keluarga. Biarlah keluarga kita dipakai sebagai alat kemuliaan-Nya.  Bagaimana Anda membangun kebiasaan di dalam keluarga yang berorientasi pada kemuliaan Allah?

 

S4 – SASARAN DAN RENCANA (10 Menit)

Ambillah langkah konkrit untuk membangun keharmonisan hubungan pekerjaan/pelayanan dan juga keluarga.