Bak Negeri Dongeng, Musim Dingin Mengubah Air Terjun Niagara

043085100_1514969438-BdLRZ5GAq1s-png__700

Air terjun Niagara adalah salah satu tempat wisata andalan Amerika Utara. Besarnya air terjun ini membuat wisatawan tidak bosan menikmati pemandangan dan mendengar suara deburan air yang dijatuhkan. Selain itu, yang menjadi salah satu pemikat wisatawan yaitu sering muncul pelangi yang melintang di sekitar air terjun Niagara.

Air terjun yang terletak di perbatasan Amerika dan Kanada terlihat berbeda di tahun ini. Wilayah Amerika Utara kini sedang mengalami penurunan temperatur sehingga membuat wilayah tersebut mengalami cuaca yang sangat dingin. Ahli meteorologi menyebut ini sebagai extreme cold.

Air Terjun Niagara Membeku Di Suhu -67 Derajat Celcius

047422800_1514969438-frozen-niagara-falls-17-5a4b80c738900__700

Cuaca ekstrem ini pun berdampak pada salah satu lokasi wisata andalan di Amerika Utara yaitu air terjun Niagara. Dilansir dari Indy100, air terjun Niagara membeku di suhu -67 derajat celcius. Meskipun sangat dingin, hal itu tidak membuat sepi wisatawan untuk menikmati pemandangan yang disajikan air terjun raksasa ini.

“Kami datang untuk melihat keajaiban alam dan keindahan musim dingin. Keindahan juga hadir dengan cuaca dingin seperti ini,” kata salah satu pengunjung bernama Kevin McGowan kepada TV WGRZ.

052071200_1514969438-BdbmoDOFjBF-png__700

“Banyak orang melihatnya di musim panas, cantik, tapi ini adalah jenis kecantikan yang lain dan kita perlu menikmatiknya,” lanjut McGowan.

Dari berbagai foto yang dipublikasikan, telihat air terjun Niagara seperti negeri yang ada di dalam dongeng. Meskipun terlihat indah tentu tiap wisatawan harus hati-hati saat berkunjung ke air terjun Niagara. Cuaca dingin yang ekstrem, membuat pengunjung rentan terkena serangan hipotermia.

Penulis

Reza Sugiharto

Sumber : Liputan6