Archives for Renungan Harian

Minggu, 4 Oktober 2015

ADAM AND EVE “Tetapi mengingat bahaya percabulan, baiklah setiap laki-laki mempunyai isterinya sendiri dan setiap perempuan mempunyai suaminya sendiri.” (1 Korintus 7:2) GOD CREATED ADAM AND EVE, NOT ADAM AND STEVE! Alkitab menulis bahwa Tuhan menciptakan manusia berpasangan, lelaki dan perempuan. Fenomena akhir zaman yang sedang marak dan menjadi trending di berbagai laman berita dan sosial media belakangan ini adalah soal LGBT (lesbian, gay, bisexual and transgender). Ada beberapa negara yang mengesahkan keberadaan mereka atau mengakui pernikahan sesama jenis secara hukum. Lalu apa sikap kita sebagai orang percaya? Tentunya presuposisi kita adalah firman Tuhan. Seperti ayat bacaan kita di atas,
Continue

Sabtu, 3 Oktober 2015

MENGASIHI ‘MUSUH DALAM SELIMUT’ “Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu… Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.” (Lukas 6:27, 31) Republika Online 14 September 2014 memuat data mengenai jumlah pernikahan dan perceraian di Indonesia sebagai berikut: (1) Tahun 2012: menikah 2.291.265 kejadian, cerai 372.577 kejadian. (2) Tahun 2013: menikah 2.218.130 kejadian, cerai 324.527 kejadian. Jika diambil nilai rata-rata, angka perceraian di dua tahun itu sekitar 350.000 kasus atau sama dengan 959 kasus perceraian per hari atau 40 perceraian setiap jamnya. Wah!! Pernikahan adalah suatu momen pelaksanaan janji nikah, di mana seorang
Continue

Jumat, 2 Oktober 2015

40 PERCERAIAN SETIAP JAM! “Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.” (Matius 19:6) Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang diperingati Senin, 29/6/201 silam, diharapkan bisa menjadi titik tolak bagi keluarga Indonesia untuk terus berbenah. “Hari Keluarga Nasional yang bertepatan dengan Ramadhan ini seharusnya menyadarkan kita betapa pentingnya nilai keluarga,” kata Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini. Sebagai unit terkecil yang menentukan kualitas bangsa, keluarga adalah lembaga utama dan pertama bagi pendidikan Sumber Daya Manusia (SDM). “Keluarga ibarat batu bata bagi pembangunan bangsa,” ujarnya. Saat ini masih banyak pekerjaan
Continue

Kamis, 1 Oktober 2015

EIFELL, I’M DIVORCE “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong…” (1 Korintus 13:4) Hari pernikahan masih dianggap sangat sakral bagi hampir semua orang di seluruh dunia. Suatu hari yang sering dinantikan dan dilalui dengan berbagai persiapan dan pengorbanan waktu dan sumber daya yang kadang mencapai nilai fantastis. Namun sayangnya kemeriahan itu seringkali hanya semu dan bertahan hanya sesaat. Ketika mereka memasuki kehidupan pernikahan, persiapan yang diperlukan tidaklah cukup dengan persiapan upacara di hari pernikahan. Baru-baru ini sebuah situs merilis data kota-kota dengan angka perceraiannya, dan Paris menduduki peringkat yang tinggi.
Continue

Rabu, 30 September 2015

MENJAGA INTEGRITAS “karena Daud telah melakukan apa yang benar di mata TUHAN dan tidak menyimpang dari segala yang diperintahkan-Nya kepadanya seumur hidupnya, kecuali dalam perkara Uria, orang Het itu.” (1 Raja-Raja 15:5) Sebuah kisah tentang Reuben Gonzolas, seorang pemain squash (tenis dinding) yang masuk pertandingan final pertamanya di turnamen profesional. Dia ada di ambang predikat juara jika menang. Pada poin menentukan di game kelima dan terakhir, Gonzolas membuat pukulan mematikan ke pojok depan untuk mengakhiri pertandingan dan memenangkan turnamen. Wasit menyatakan masuk dan penjaga garis meng-konfirmasi tembakan bola itu menghasilkan poin. Tapi setelah sejenak ragu-ragu, Gonzolas berbalik dan menyatakan bahwa
Continue

Selasa, 29 September 2015

UANG ATAU KEBENARAN? “Berdoalah terus untuk kami; sebab kami yakin, bahwa hati nurani kami adalah baik, karena di dalam segala hal kami menginginkan suatu hidup yang baik.” (Ibrani 13:18) Seorang pimpinan sebuah Lembaga Pendidikan Komputer (LPK) didatangi oleh seseorang yang belum pernah dikenalnya. Orang itu menyampaikan maksud kedatangannya dengan mulai menceritakan bahwa ia membutuhkan sertifikat kursus komputer untuk melamar suatu pekerjaan, karena itu merupakan salah satu syarat diterima atau tidaknya berkas lamarannya. Pimpinan LPK tersebut menyarankan agar ia mengikuti kursus singkat intensif selama satu minggu dan sesudahnya akan mendapatkan sertifikat kelulusan. Namun, tawaran tersebut ditolak. Orang itu beralasan bahwa ia
Continue

Senin, 28 September 2015

MENAMPAKKAN KEKRISTENAN “Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.” (Yohanes 13:35) Orang Jawa punya jargon-jargon menarik yang bersifat sindiran diperhalus. Salah satunya adalah manakala hendak menyebut dua tiipe orang Kristen. “Ketok’e Kristen” atau “Kristen’e ketok”? Terjemahan harfiahnya: “kelihatannya Kristen” atau “Kristen-nya kelihatan”? Yang pertama: “ketok’e Kristen” (kelihatannya Kristen) adalah ungkapan untuk menyebut tipe orang yang diragukan: Apakah ia sungguh-sunguh orang Kristen. Barangkali ia rajin ke gereja, rajin berdoa, memakai aksesoris berbau Kristen. Namun tingkah lakunya tidak mencerminkan kasih dan kebaikan. Sehingga orang akan berkata: kelihatannya sih Kristen, tapi kok gitu ya kelakuannya.
Continue

Minggu, 27 September 2015

TERNYATA BERBUAT CURANG “Sebab itu aku senantiasa berusaha untuk hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Allah dan manusia.” (Kisah Para Rasul 24:16) Fyona Campbell dicatat Guiness Book of World Records sebagai perempuan yang berjalan kaki mengelilingi dunia. Ia mendapat banyak pujian dan sanjungan, sesuatu yang akhirnya malah menyengsarakan Fyona. Apa pasal? Ia merasa tertuduh di dalam hati nuraninya karena sebenarnya dia telah melakukan pembohongan publik. Fyona ternyata curang. Karena terus-menerus tertuduh, Fyona akhirnya menghubungi sponsornya dan mengakui kecurangan yang dibuatnya. Beberapa kali ia menumpang truk (tidak berjalan kaki) dan melanggar aturan yang ditetapkan Guiness Book of World Records.
Continue

Sabtu, 26 September 2015

BERKOMUNIKASI DENGAN BAIK Abraham menyahut: “Sesungguhnya aku telah memberanikan diri berkata kepada Tuhan, walaupun aku debu dan abu.” (Kejadian 18:27) Komunikasi merupakan proses atau interaksi antar individu atau kelompok guna mencapai kesepakatan, hasil, atau tujuan tertentu yang diinginkan bersama. Dalam kehidupan keseharian, kita sering melakukan komunikasi baik individu maupun kelompok. Semakin banyak berkomunikasi dengan orang lain yang ada di sekitar kita maka akan mendapatkan banyak informasi. Informasi inilah yang akan menjadi bekal dalam memutuskan segala sesuatu dengan bijak. Dengan begitu kita mampu meminimalisir tingkat kesalahan atau kekeliruan yang akan dihadapi. Abraham mampu berkomunikasi dengan baik dengan Tuhan. Dalam doa syafaat
Continue

Jumat, 25 September 2015

UNTUK MENEPATI JANJI “Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.” (2 Petrus 3:9) Ada dua orang yang bersahabat sejak kecil di sebuah kampung. Pada saat mereka remaja, negara mereka dilanda peperangan dan melibatkan mereka untuk membelanya. Pada suatu pagi, tiba-tiba pihak musuh menyerang markas mereka. Maka suasana yang pada mulanya hening menjadi kacau dan mereka melarikan diri ke tempat persembunyian yang sudah disediakan untuk keadaan darurat. Namun sesampainya di tempat persembunyian salah seorang diantara sahabat
Continue