Archives for Renungan Harian

Kamis, 6 November 2014

SANG PENAKLUK KESULITAN “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu.” (1Korintus 10:13) Seorang anak dilahirkan dengan kondisi ectrodactylism. Ketika masih dalam kandungan, dokter hanya melihat seperti ada jari jempol keluar dari lengan kanannya dan jari-jari tumbuh di lengan kirinya. Namun ia tidak memiliki telapak tangan. Kaki kirinya terus menyusut hanya memiliki tiga jari. Kaki ini diamputasi saat ia berumur lima tahun. Orangtuanya diberitahu bahwa anaknya tidak akan pernah memiliki kehidupan yang normal. Namun orangtua ini tidak menyerah. Mereka membentuk sang anak
Continue

Rabu, 5 November 2014

Siapa Takut? “Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah” (Kisah Para Rasul 4:19) Pernahkah Anda menghitung berkat dari Tuhan yang telah Anda terima? Sedikit? Banyak? Atau banyak sekali? Pernahkah Anda mencatat setiap berkat dari Tuhan yang menurut Anda sangat memberkati sehingga menguatkan iman dan percaya kita kepada Tuhan? Jika belum, mulailah mencatatnya! Karena itu akan menjadi suatu hal yang berharga pada saat kita atau orang lain membutuhkan kekuatan baru dari Tuhan atau perlu menambahkan percaya dan iman kita kepada Tuhan. Catatan-catatan itu akan menjadi milestone dan pengingat kita untuk semakin
Continue

Selasa, 4 November 2014

Words “Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.” (Amsal 18:21) Di era 1990-an kita mengenal sebuah lagu lawas yang dinyanyikan kembali oleh grup vocal Boyzone yang berjudul “Words”. Di salah satu liriknya berbunyi: and words are all I have to take your heart away.. dedicate them all to me and I will give you all my life (dan hanya kata-kata yang ku punya untuk membawa hatimu. Dedikasikanlah itu padaku dan ku kan memberikan seluruh hidupku). Begitu besarnya kuasa perkataan sehingga dapat mengambil hati seseorang dan membuat orang tsb rela memberikan seluruh hidupnya. Di sisi lain, seseorang
Continue

Senin, 3 November 2014

IMAN PROGRESIF “Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.” (Roma 10:17) Awal kehidupan pada manusia maupun hewan melalui tahapan-tahapan yang ketat. Dimulai dari terbentuknya zigot yang didahului terjadinya fertilisasi ovum oleh sperma. Kemudian juga pengaruh oleh berbagai faktor dalam dan luar, termasuk faktor dalam antara lain perangkat materi genetik dan hormon, sedangkan faktor luar terutama faktor lingkungan dan nutrisi. Dari sejak awal embrio terus bertahap bertumbuh menjadi dewasa dalam segala aspek. Seorang manusia tidaklah bisa menjadi besar secara mendadak walau diberi makan atau minum apapun sebanyak apapun. Pertumbuhan mutlak memerlukan proses yang sangat ketat, dan setiap tahapan
Continue

Minggu, 2 November 2014

MEMBACA LAGI, DAN LAGI… “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” (2 Timotius 3:16) Tahun 2006, Badan Pusat Statistik, menyatakan bahwa membaca sebagai sumber informasi hanya 23.5%, menonton 85.9%, radio 40.3%. Kompas, 18 Juni 2009, menuliskan bahwa masyarakat Indonesia menempati urutan terendah dari 52 negara kawasan Asia Timur dalam hal budaya baca. Coba sahabat NK ingat-ingat, bacaan apa yang terakhir kali Anda baca? Adalah Mortimer Adler, seorang filsuf, penulis dan pengajar dari Amerika, mengatakan, “Membaca adalah alat yang penting untuk mendapatkan hidup yang lebih baik”. Masalahnya
Continue

Sabtu, 1 November 2014

ALVARENGA “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.” (Ibrani 11:1) Harian Kompas, edisi Rabu, 5 Februari 2104 memberitakan tentang betapa kuatnya determinasi Jose Salvador Alvarenga (37 tahun) untuk tetap hidup. Dia seorang nelayan asal Meksiko yang telah terkatung-katung selama 13 bulan lamanya di Samudera Pasifik. Selama masa itu dia mengaku pernah ingin bunuh diri namun tidak berani dan ia bertahan hidup dengan terus membayangkan makanan favoritnya, tortilla, ayam, dan berbagai jenis makanan lainnya. Ia juga terus membayangkan dan memimpikan bisa bersatu kembali dengan keluarganya, ibu dan ayahnya, juga seorang
Continue