Desember – Minggu 2

MEMPELAI KRISTUS YANG SETIA

S1 – SEMBAH DAN PUJI (20 Menit)

S2 – SUASANA
Apakah berkat rohani yang Anda dapatkan dari pembacaan dan penerapan prinsip firman dalam Renungan Harian Nilai Kehidupan sepanjang minggu ini? Ceritakanlah secara singkat di dalam kelompok.

S3 – SHARING FIRMAN DAN DISKUSI (50 Menit)
BACAAN: WAHYU 19:6-10
Salah satu hubungan orang percaya dengan Kristus yang diajarkan Alkitab adalah hubungan
Mempelai Pria dan Wanita. Yang ingin ditegaskan dalam bagian ini adalah soal hubungan yang dijaga dengan janji dan komitmen, sebagaimana layaknya hubungan suami-isteri. Hubungan ini bisa saja luntur dan kendor ditelan waktu. Karena itu kita berkewajiban menjaganya agar tetap memiliki kasih setia kepada Kristus, Sang Mempelai Pria Sorga. Hal apa sajakah yang kita harus lakukan sebagai mempelai wanita Kristus?

1. MEMPELAI YANG SIAP SEDIA (ay. 7)
Mempelai wanita yang siap adalah mempelai yang tentu saja telah dewasa. Kristus menghendaki agar mempelai wanita bertumbuh dalam kedewasaan. Kedewasaan rohani didapat melalui pemahaman akan kebenaran Firman Allah, melalui orang lain dan terkadang juga melalui masalah-masalah yang Tuhan ijinkan terjadi. Semakin dewasa, semakin besar tanggung jawab yang diemban mempelai-Nya. Apa yang Anda lakukan untuk menjadi semakin dewasa dan siap sebagai mempelai perempuan Kristus?

2. MEMPELAI YANG BENAR (ay. 8)
Yohanes menggambarkan mempelai itu menggunakan kain lenan halus yang berkilau-kilauan. Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan benar dari mempelai perempuan. Jadi, mempelai itu tidak sekedar ‘cantik polesan kosmetik’ di luarnya, tetapi dipastikan bahwa perbuatan-perbuatan yang dilakukan adalah benar. Kita yang sudah dibenarkan di dalam Kristus diberi kapasitas untuk bertindak benar sesuai firman-Nya. Kesulitan apakah yang kita alami dalam mengejar prinsip-prinsip itu?

3. MEMPELAI YANG MENYEMBAH (ay. 9-10)
Fokus penyembahan mempelai perempuan diarahkan kepada Pribadi yang benar, yaitu Kristus sendiri. Yohanes hampir keliru karena ia tersungkur di depan malaikat. Yang layak disembah hanyalah Allah, bukan malaikat dan tentu saja bukan manusia. Mempelai Kristus sejati akan memahami bahwa penyembahan yang benar diarahkan kepada fokus yang benar pula. Apakah yang secara tidak sadar sering mengalihkan fokus penyembahan seseorang? Bagaimana Anda menanggapinya?

S4 – SASARAN DAN RENCANA (10 Menit)
Akhirilah pertemuan dengan saling mendoakan di dalam kelompok agar masing-masing anggota semakin mempersiapkan diri sebagai mempelai wanita Kristus!