Hati-hati, Kurang Piknik Picu Dampak Buruk bagi Kesehatan!

042693600_1507000239-Hati-hati-Kurang-Piknik-Picu-Dampak-Buruk-bagi-Kesehatan

Bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mengejar karier, menabung, dan lain-lain memang sangat penting. Namun terlalu asik bekerja dapat membuat Anda lupa akan pentingnya rekreasi. Tahukah Anda bahwa kurang piknik dan aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah mental atau kejiwaan, depresi, obesitas, dan penurunan fungsi kognitif otak.

Sedangkan bila Anda aktif secara fisik dan rutin melakukan rekreasi mampu mengurangi risiko penyakit-penyakit kronik seperti depresi, Alzheimer, diabetes, hipertensi, osteoporosis, dan penyakit jantung.

Berdasarkan studi yang dipublikasikan Curtin University, Australia, olahraga dan rekreasi mampu menurunkan stres psikologis sebesar 34 persen apabila dilakukan 1-3 kali seminggu, dan 46 persen bila dilakukan lebih dari empat kali dalam seminggu. Orang yang rutin melakukan rekreasi dan olahraga terbukti mampu menjalani hidup dengan rileks dan lebih sehat.

Tidak hanya itu, studi lain di Amerika Serikat oleh Mayo Clinic mengatakan, orang yang gabung dalam suatu kelompok atau komunitas yang rutin melakukan kegiatan rekreasi mampu menurunkan efek stres. Hal ini juga berdampak pada perilaku.

Di samping itu, menurut Australian Institute of Criminology, partisipasi dalam suatu kegiatan komunitas yang positif secara signifikan mampu menurunkan angka kriminalitas. Aktivitas rekreasi mampu membuat partisipan memiliki gambar diri yang lebih baik dan memperoleh kepuasaan.

Peningkatan kualitas hidup juga diperoleh seperti meningkatnya kepercayaan diri, dan cenderung memiliki karakter serta spiritualitas yang lebih baik. Di samping itu, aktivitas rekreasi dapat membuat Anda lebih mampu mengatasi masalah-masalah dalam pekerjaan.

Bila kurang piknik, kesehatan tubuh dan jiwa mungkin saja terganggu. Jadi sesibuk apapun, Anda sangat disarankan untuk tetap menyempatkan diri melakukan rekreasi, setidaknya satu kali dalam seminggu. Rekreasi atau liburan tidak harus dengan bepergian ke luar negeri atau ke luar kota. Anda dapat meluangkan waktu untuk berjalan santai, berolahraga di taman kota, atau piknik pada akhir pekan.

[BA/ RVS]

Sumber : http://www.klikdokter.com