| Sabtu, 24 Juli 2010 |
|
|
|
| Written by Stevie |
| Thursday, 01 July 2010 10:57 |
|
GEREJA MINI “Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan.” (Yosua 24:15c)
Keluarga adalah unit-unit yang menjadi penyusun berdirinya gereja. Sebagai unsur penyusun, sudah selayaknya kalau apa yang dipraktekkan oleh gereja secara lokal dimulai di dalam sebuah keluarga. Jika gereja lokal memuji dan menyembah, demikian pulalah keluarga. Jika gereja berdoa, maka keluarga pun melakukannya. Sebuah ibadah diawali dari keluarga. Karena keluarga adalah komunitas terkecil dan terdekat untuk dapat menerapkan komitmen seperti yang diambil Yosua tersebut. Bahkan pujian penyembahan yang dalam keluarga akan melahirkan bangsa yang beribadah kepada Tuhan. Contoh kehidupan keluarga Obed-Edom (2 Sam 6:11-12). Obed dan seisi rumah yang hidup dalam pujian penyembahan kepada Allah mendatangkan berkat atas rumah tangganya. Karena hal inilah Daud bermaksud memindahkan tabut Tuhan ke kota Daud. Hal inilah yang akan terjadi bagi keluarga yang hidup dalam pujian penyembahan. Ketika mezbah Tuhan dibangun dalam keluarga, maka berkat Allah yang melimpah akan membuat keluarga tersebut tampil beda dari keluarga yang lain. Kita memang merindukan berkat Tuhan tercurah dalam keluarga kita, terlebih DIA lebih rindu memberkati anak-anak-Nya. Namun sesungguhnya, hal terpenting yang perlu kita sadari ialah, bahwa pujian dan penyembahan dalam keluarga menjadi bukti pimpinan dan hadirat Allah dalam keluarga kita. Karena, saat mezbah Tuhan dibangun dalam keluarga, berarti kita sedang menjadikan DIA sebagai pemimpin dalam keluarga kita. Jadikanlah keluarga kita sebagai gereja mini yang membangun mezbah bagi Tuhan. [RS] |