| Sabtu, 10 Juli 2010 |
|
|
|
| Written by Stevie |
| Thursday, 01 July 2010 11:27 |
|
INGAT KEBAIKAN PASANGAN “Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.” (Kolose 3:14)
Dalam suatu camp pasutri (pasangan suami istri). Keluhan-keluhan muncul baik dari para suami maupun istri. Group para suami mulai membeberkan kekurangan-kekurangan yang ada pada pihak istri. Mereka berkata,”Istri-istri terlalu cerewet, terlalu boros, kurang menghargai suami di depan orang lain, bila uang masuk seperti masuk lubang buaya .” Begitu pun group wanita tidak kalah semangatnya membeberkan kekurangan para suami. “Suami-suami terlalu mengekang istri, kurang bertanggung jawab, cemburuan, tidak perhatian alias cuek. Pada kesempatan lainnya, mereka diminta untuk menceritakan kebaikan-kebaikan yang ada pada pasangan masing-masing. Mereka semua berpikir cukup lama dan merenung. Kemudian terlintas satu per satu dan membeberkan kelebihan pasangannya. “Istri saya telaten, pinter masak, kalau mijit enak.” Begitu pun istri-istri, ”Suami saya percaya sekali sama saya, setia, sabar, pokoknya baik deh.” Ketika saya teringat peristiwa itu, saya kadang senyum-senyum sendiri. Perkawinan yang sudah dijalani mereka selama 5 th, 10 th bahkan ada yang 30 tahun tetapi mereka lupa (atau melupakan) akan kebaikan pasangan-pasangannya. Yang banyak mereka ingat adalah kekurangan atau keburukan pasangannya. Coba bayangkan ketika mereka lagi pacaran. Bagaimana? Firman Tuhan menginginkan kita memakai baju kasih, kaca mata kasih, telinga kasih, mulut kasih dan seluruh kehidupan kita diwarnai dengan kasih. Dan saya yakin kalau hal ini ada pada setiap pribadi dalam keluarga kita, yang akan diingat pasti hal-hal yang baik dalam diri setiap anggota keluarga. Dan tentunya itulah yang akan membuat keluarga kita semakin harmonis. [YP] |