| Sabtu, 3 Juli 2010 |
|
|
|
| Written by Stevie |
| Thursday, 01 July 2010 11:35 |
|
KASIH KRISTUS SEBAGAI JAWABAN “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.” (1 Korintus 13:4–6)
Tidak ada satupun keluarga yang hidup tanpa masalah. Entah itu keluarga orang berada, orang kaya, pejabat, orang awam bahkan Hamba Tuhan sekalipun tidak bisa terlepas dari ‘masalah’. Munculnya masalah berawal ketika terjadi salah persepsi dalam menghadapi sesuatu. Jika dalam satu keluarga memiliki cara pandang yang berbeda maka kemungkinan besar akan melahirkan sebuah masalah. Sebaliknya jika persepsi semua anggota keluarga sama maka akan sangat kecil melahirkan sebuah masalah. Ada banyak cara yang dilakukan oleh seseorang dalam menyelesaikan sebuah masalah di dalam rumah tangga. Jika kita amati., lingkungan di sekitar kita tinggal lebih banyak meyelesaikan permasalah dengan cara yang kurang baik misalnya menggunakan tindakan kekerasan. Bagi sebagian orang cara ini dipandang sebagai cara yang paling baik dan efektif. Benarkah cara ini adalah yang terbaik ? Jawabannya belum tentu juga. Bahan renungan hari ini mengajarkan, untuk menyelesaikan masalah dalam keluarga maka Kasih Kristus sebagai penyelesai. Kekerasan dan tindakan tidak terpuji lainnya bukan menyelesaikan masalah malahan manambah masalah baru. Akan tetapi Kasih Kristus adalah jawaban yang paling tepat untuk menyelesaikan setiap masalah yang ada di keluarga kita. Keluarga yang harmonis hanya bisa terwujud ketika setiap anggota keluarga mengenakan Kasih Kristus dalam kehidupannya.[WB] |