• Gereja Bethel Indonesia

    Gembala Pembina : Pdt. Julius Ishak, Msc.,D.D

    Gembala Sidang: Pdt. Rubin Adi Abraham, Ph. D

    Sekretariat: jl. Mekarlaksana No 8, Bandung 

    Telp: 022-5225786 Fax: 022-5225787

  • DUKUNG DAN DOAKAN

     

     

    PEMBANGUNAN

    GBI MEKARWANGI


Renungan Mei

Bahan Komsel Mei

Pengunjung

Today2730
Yesterday5745
This week13714
This month76702
Total3566702

Visitor IP : 54.234.67.55 Visitor Info : Unknown - Unknown Wednesday, 22 May 2013 11:10

Pengunjung yang Online

Guests : 1302 guests online Members : No members online
Powered by CoalaWeb

Sunds Zone

Kenali Penyebab Kram dan Kesemutan

1722142pNational Institute of Health (NIH) menyebutkan, kesemutan dan kram kaki mungkin bisa menjadi tanda adanya sebuah kondisi medis yang serius. Jika perubahan kebiasaan dan usaha penurunan berat badan tidak mampu meredakan sensasi tersebut, mungkin Anda perlu bertemu dengan dokter untuk mencari penyebab lain dan pengobatan yang sesuai.

Duduk dalam satu posisi yang terlalu lama dapat menyebabkan kesemutan di kaki. Seringkali, hanya dengan mengubah posisi atau berjalan-jalan akan meringankan gejala ini. Kesemutan pada kaki dapat berasal dari banyak penyebab, termasuk penyakit, diet, dan faktor lingkungan.

Untuk mengetahui lebih jauh apa saja yang dapat memicu kram dan kesemutan, berikut adalah ulasannya :

1. Sirkulasi

Neuropati Diabetes merupakan salah satu komplikasi diabetes dengan gejala rasa kebas atau baal pada kaki atau tungkai yang dapat menyebabkan kesemutan dan kram pada kaki. Keluhan ini disebabkan adanya kerusakan pada sistem saraf perifer karena kadar gula darah yang tidak terkontrol. Penyakit dan infeksi yang menyebabkan peradangan pembuluh darah (disebut vasculitis) memicu pembentukan jaringan parut di pembuluh darah, mengganggu sirkulasi dan menyebabkan kesemutan dan kram pada otot-otot ekstremitas bawah.

2. Rheumaotid arthritis

Menurut Merck Medical Library, rheumatoid arthritis dari pergelangan kaki dapat menyebabkan tarsal tuneel syndrome. Tekanan dari dekatnya pembengkakan akan memicu kesemutan di kaki. Usahakan agar kaki Anda tetap terangkat ke atas untuk meringankan gejala. Tetapi pada beberapa kasus kronis, dokter mungkin akan menyarankan operasi.

3. Cedera

Kesemutan dan kram akibat trauma kompresi saraf dapat terjadi setelah seseorang mengalami kecelakaan cedera tulang belakang atau patah kaki. Bekas luka di sekitar saraf dan arthritis pada tulang belakang atau kaki dapat memicu sensasi abnormal dan kejang otot setahun kemudian.

4. Nutrisi

Kalsium merupakan jenis mineral penting yang dibutuhkan untuk kontraksi otot dan transmisi syaraf. Kekurangan kalsium bisa menyebabkan kram otot dan kesemutan, tetapi mungkin juga menandakan masalah gagal ginjal, kekurangan vitamin D dan hipoparatiroidisme (penurunan fungsi kelenjar paratiroid).

5. Hormon

Gangguan pada tingkat hormon dapat menyebabkan pembengkakan pada kaki dan ankle (pergelangan kaki), yang memicu tekanan pada saraf. Pembengkakan juga mengganggu aliran darah ke otot, yang menyebabkan kram dari penumpukan asam laktat dan buruknya oksigenasi.

 

Sumber : www.ehow.com

 

 

 

Podcast Feed

Selipan

You are here: