• Gereja Bethel Indonesia

    Gembala Pembina : Pdt. Julius Ishak, Msc.,D.D

    Gembala Sidang: Pdt. Rubin Adi Abraham, Ph. D

    Sekretariat: jl. Mekarlaksana No 8, Bandung 

    Telp: 022-5225786 Fax: 022-5225787

  • DUKUNG DAN DOAKAN

     

     

    PEMBANGUNAN

    GBI MEKARWANGI


Renungan Mei

Bahan Komsel Mei

Pengunjung

Today2543
Yesterday5237
This week7781
This month70769
Total3560769

Visitor IP : 184.73.74.47 Visitor Info : Unknown - Unknown Tuesday, 21 May 2013 12:06

Pengunjung yang Online

Guests : 2175 guests online Members : No members online
Powered by CoalaWeb

Sunds Zone

Tak Ada Kata Terlambat untuk Berhenti Merokok

rokokstop1dlmtsJakarta, Rokok diketahui berdampak buruk bagi kesehatan, karenanya orang yang berhasil berhenti bisa hidup lebih lama. Karena itu tak ada kata terlambat untuk berhenti merokok.

Sebuah laporan studi terbaru menunjukkan mantan perokok bisa hidup lebih lama daripada orang yang belum bisa melepaskan kebiasaan merokok. Dalam studi ini peneliti melihat tidak peduli orang tersebut ada dalam kelompok usia yang mana.

Peneliti dari Jerman dalam Archives of Internal Medicine mengungkapkan fakta ini seperti menjadi panggilan bagi para perokok untuk mengikuti program berhenti merokok yang efektif berapa pun usianya.

"Bahkan orang tua yang sudah merokok seumur hidup tanpa konsekuensi negatif tetap harus didorong dan didukung untuk berhenti," ujar pemimpin studi Dr Hermann Brenner dari German Cancer Research Center di Heidelberg, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (12/6/2012).

Para peneliti menemukan perokok yang sudah berusia 60 tahun atau lebih memiliki kemungkinan 83 persen lebih tinggi untuk meninggal disetiap usianya dibanding orang yang tidak pernah merokok.

Sementara itu studi yang dilakukan Dr Prabhat Jha dari St. Michael's Hospital di Toronto juga menemukan sekitar 59 persen dari orang yang tidak merokok masih hidup pada usia 80 tahun dibandingkan dengan perokok yang hanya 26 persen.

"Sebagian besar perokok terlalu meremehkan risiko mereka sendiri. Banyak perokok yang sudah tua salah mengerti bahwa mereka terlalu tua untuk berhenti, atau terlalu tua untuk mendapatkan keuntungan dari berhenti merokok," ujar Dr Tai Hing Lam dari University of Hong Kong.

Zat kimia dalam tembakau diketahui bisa menyebabkan kerusakan sel karenanya orang yang merokok akan hidup jauh lebih pendek dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

Untuk itu jangan ragu berhenti merokok pada usia apa pun karena tetap akan ada manfaat yang diperoleh, tetapi sangat efektif jika orang tersebut berhenti merokok sebelum terkena penyakit.

(ver/ir

Podcast Feed

Selipan

You are here: