• Gereja Bethel Indonesia

    Gembala Pembina : Pdt. Julius Ishak, Msc.,D.D

    Gembala Sidang: Pdt. Rubin Adi Abraham, Ph. D

    Sekretariat: Jl. Mekar Laksana No. 8, Bandung 

    Telp: 022-5225786 Fax: 022-5225787

Renungan Nov

Bahan Komsel Nov

We have 162 guests and no members online

Pengunjung

Today1299
Yesterday2542
This week14375
This month1299
Total6055649

Visitor IP : 180.76.5.74 Visitor Info : Unknown - Unknown Saturday, 01 November 2014 13:20

Pengunjung yang Online

Guests : 153 guests online Members : No members online
Powered by CoalaWeb

Sunds Zone

Mendobrak Dunia Roh Dengan Puasa

gambar36Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk, supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri!

Yesaya 58:6-7


Puasa dilakukan oleh hampir semua kelompok agama, termasuk umat Kristen. Di dalam Alkitab sendiri tercatat  bahwa puasa yang disertai oleh ibadah doa sudah ada sejak jaman Perjanjian Lama. Puasa atau tidak makan dalam Perjanjian Lama lebih mengarah untuk menyatakan  kepada umat Israel bahwa ada sesuatu yang lebih penting dari kehidupan ini – hubungan yang intim dengan Tuhan dan kebergantungan kita pada-Nya. Puasa adalah sebuah gaya hidup yang kadang merupakan sebuah perintah, kadang kerelaan dan terkadang juga bagian dari ritual, namun dalam kitab orang Yahudi seringkali puasa dilakukan kala terjadi kekacauan dan memohon pemulihan. Di masa kekacauan, puasa menjadi simbol harapan. Dengan pertobatan dan doa, puasa akan berpusat untuk merendahkan diri dan memperbaharui hubungan dengan Tuhan.

Di dalam Perjanjian Baru, puasa lebih mengarah kepada figure Yesus Kristus, sebagai Mesias yang akan memerintah  Kerajaan Allah. Yesus sendiri melakukan puasa dan doa, dan meneladankan bagaimana Dia merendahkan diri-Nya dan berdoa syafaat dihadapan Bapa-Nya. Hal ini diteruskan oleh gereja mula-mula, mereka mengembangkan disiplin untuk berpuasa yang disertai doa dengan disertai kerinduan untuk mencari wajah Tuhan dan memanjatkan harapan bagi penyebaran kabar baik.

Puasa dalam bahasa Ibrani adalah: tsom dan Yunani adalah : nesteia. Dalam bahasa Ibrani yaitu tidak makan, dan Yunani: tanpa makanan. Keduanya berarti adalah kesediaan untuk tidak makan.

Jenis-jenis puasa : 

  • Puasa penuh, tanpa minum dan makanan. Untuk melakukan ini, pastikan dilakukan karena tuntunan Roh Kudus.
  • Puasa biasa, tidak makan untuk beberapa waktu lamanya – satu hari hingga tujuh hari dan terkadang hingga empat puluh hari, tetapi diperbolehkan minum air putih ataupun minuman lainnya.
  • Puasa sebagian, hal ini seperti diet tanpa the, kopi, daging, makan pagi, atau suatu makan tertentu pada periode tertentu.
  • Tidak tidur di malam hari, menghabiskan waktu tidur untuk berdoa.

Puasa selalu di ikuti oleh doa karena hal utama dari doa bukanlah tidak makan dan minum, namun untuk merendahkan diri dihadapan Tuhan dan membawa isu-isu tertentu kepada-Nya.

Mengapa hari ini Anda masih perlu melakukan puasa?

  • Itu adalah perintah. Tuhan memerintahkan untuk berdoa dan puasa pada hari sabat, Alkitab mencatat bahwa ketetapan ini adalah untuk selama-lamanya. Imamat 16:31.
  • Meneladani Yesus, Ia melakukannya dan juga mengajarkannya pada murid-muridnya. Yesus mengawali pelayanan-Nya dengan berpuasa selama empat puluh hari, dan Ia berhasil mengalahkan tipu daya setan saat puasa itu. Matius 4:2; 6: 16-18.
  • Untuk mengalami terobosan secara spiritual.  Kadang-kadang ada benteng-benteng kuasa kegelapan yang hanya bisa dirobohkan melalui doa dan puasa, hal ini dicatat di Alkitab saat Yesus mengajar murid-murid-Nya tentang pengusiran setan.
  • Puasa adalah gaya hidup orang percaya. Yesus melakukannya, demikian juga para rasul dan orang percaya mula-mula. Puasa selain membawa seseorang pada keintiman dengan Tuhan, juga bermanfaat bagi kesehatan. Saat seseorang berpuasa, organ-organ tubuhnya beristirahat dari kerja keras juga membuang semua racun-racun dari tubuhnya. Itu sebanya tidak jarang orang yang memiliki kebiasaan berpuasa memiliki tubuh yang fit dan sehat.

Jika Anda percaya pada Yesus Kristus, maka kami mendorong Anda untuk mengalami kuasa Tuhan melalui puasa dan doa. Ketika Anda melakukannya, maka Anda akan melihat bagaimana tangan Tuhan bekerja dalam kehidupan Anda, keluarga Anda, lingkungan Anda bahkan bangsa ini. Jadilah bukti hidup dari kuasa Tuhan ini.(jawaban.com)

Podcast Feed

Selipan

You are here: