Sungguh menakjubkan apa yang seorang gadis mampu lakukan untuk cinta.
Istri saya, Jean dan saya tinggal bertetangga selama sepuluh tahun sebelum akhirnya menikah. Salah satu ketertarikan saya saat sekolah menengah adalah biologi dan memicu saya untuk mengkoleksi ulat hidup. Rumah mereka adalah kotak sepatu, ditutup dengan kasa kawat. Ketika saya pergi berlibur, Jean dengan setia memberi mereka makan daun pohon willow yang masih segar. Dia sangat membencinya.
Akhirnya ulat-ulat itu berhenti merangkak dan mengunyah, mereka melekatkan buntut mereka ke atas dan menempel diam, akhirnya tubuh mereka dilapisi pembungkus kecil berwarna abu-abu. Saya membuka kasa kawat itu dan menunggu.
Sebagai manusia, kita ingin memegang kendali dalam hidup kita sendiri. Terlebih lagi ketika seseorang menjadi pemimpin, ia memiliki kekuasaan dan memegang kendali atas banyak hal. Kita suka memegang kendali, karena kita bisa menentukan sesuatu, kita bisa meneriakkan perintah-perintah. Kita bisa memutuskan saat diperlukan, tidak perlu menunggu. Kita ingin apa yang kita mau, tersedia atau dilakukan ketika kita menginginkannya.
Tapi sayangnya, kita tidak selalu memegang kendali dalam kehidupan ini. Ada saatnya dimana kita lelah, letih dan tidak mampu lagi memegang kendali. Kita lupa bahwa ada satu pribadi yang memegang kendali atas kehidupan ini, Tuhan. Sering kali kita lupa bahwa Tuhanlah pemegang kendali atas seluruh kehidupan kita, itu sebabnya kita sering kelelahan dan merasa tidak berdaya ketika sesuatu terjadi di luar kendali dan keinginan kita. Mari kita belajar tentang tiga hal yang akan kita alami ketika Allah yang memegang kendali dalam hidup kita.

1.
Allah Mengenal Anda sebelum Anda Lahir!
Kadang-kadang Anda mungkin sulit untuk mempercayai bahwa Allah semesta alam mengetahui dengan baik tempat tinggal Anda dan bagaimana perasaan Anda terhadap kehidupan Anda. Namun, Allah telah menjadikan hal tersebut sebagai urusan-Nya sehingga Dia tahu tentang Anda dengan baik, bahkan sebelum Anda berada dalam kandungan ibu Anda.

Tuhanku...
Aku berdoa untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku, seseorang yang sungguh mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu, seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau, seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untuk-Mu.
Manusia diciptakan dengan kehendak bebas, pemikiran ini yang membuat kita sedikit sulit menerima pemikiran bahwa Tuhan memiliki kedaulatan atas kehidupan manusia. Tuhan mungkin berdaulat atas alam ini dan semesta, tapi manusia? Sepertinya tidak. Mengapa? Buktinya manusia jatuh dalam dosa.
Namun Alkitab berulang kali menegaskan bahwa Tuhan memiliki kuasa atas kehidupan manusia. Hal yang paling jelas bagaimana Tuhan menunjukkan kedaulatannya atas manusia adalah bagaimana Tuhan mengendalikan hati Firaun. Raja yang kejam dan lalim itu, hatinya dikendalikan tangan Tuhan.
