Ingin Berubah jadi Pria yang Seperti Tuhan Kehendaki? 5 Cara ini Bisa Membantumu!

170505133954

Suka atau tidak, Tuhan telah menetapkan pria menjadi kepala keluarga. Ia sudah merancangkan bahwa pemimpin dari rumah tangga adalah kaum adam. Namun, bukan berarti suami dapat bertindak seenaknya. menggunakan otoritas yang dimiliki untuk berbuat yang semena-mena.

Pria adalah manusia yang ditunjuk oleh Tuhan untuk membawa keluarganya menjadi keluarga yang ilahi. Rancangan itu tidak pernah berubah dari zaman ke zaman. Hanya saja, dalam praktiknya, sejumlah pria gagal menjadi sosok yang seperti dirancangkan oleh Tuhan.

Suami seringkali berfokus kepada kekuatan fisik yang dimiliki dan memakai otoritas justru untuk menindas istri dan bahkan anak-anaknya. Hal ini terjadi bukan saja di dalam rumah tangga yang belum mengenal Tuhan, tetapi juga keluarga Kristen dan bahkan orang-orang yang mengambil bagian dalam pelayanan Tuhan.

Kini saatnya mengadakan tindakan karena sesuatu yang tidak sesuai dengan rencana Tuhan pasti membuat manusia menderita. Bagi kamu yang bingung dan menyatakan kepada Tuhan bahwa saya ingin berubah menjadi seperti yang Tuhan kehendaki, berikut ada sejumlah langkah yang bisa kamu ikuti.

1. Ingatkan dirimu bahwa di dalam perubahan pasti ada tantangan.

Perubahan adalah kerja keras. Perubahan membutuhkan keputusan yang sulit dan mengubah pemikiran serta pola hidup seseorang. Perubahan membutuhkan akuntabilitas untuk memeriksa sepenuhnya kehidupan seseorang dan menerapkan rencana tindakan yang jelas.

2. Ingatkan dirimu akan dampak dari perubahan yang kamu ambil.

Kenali dampak negatif dari hal-hal buruk yang pernah kamu perbuat sebelumnya. Perubahan hanya bisa terjadi bila kita menghadapi dampak dari perilaku masa lalu kita.

3. Ingatkan dirimu untuk tetap bertanggung jawab.

Perubahan hanya bisa berlanjut saat kamu mempertahankan rencana pertanggungjawaban yang solid. Transparansi, akuntabilitas, dan kerentanan adalah satu-satunya cara untuk mengubahnya. Dosa terjadi dalam kegelapan sementara kemerdekaan ada di dalam terang.

4. Ingatkan dirimu akan nilai menjadi orang yang lebih baik.

Tuhan memanggil setiap manusia untuk menjadi ciptaan baru, berubah dari dalam hati lalu terpancar ke luar. Setiap pria harus melihat kemungkinan menjadi pria yang lebih baik dan lebih sehat, mematikan perilaku dan sikap lama dirinya. Bawalah tindakan baru ini untuk waktu yang depan dan kamu akan menghadapi konflik dan emosi dengan cara yang lebih sehat.

5. Ingatkan dirimu tentang kebutuhan akan Tuhan.

Perubahan terjadi dengan kuasa Roh Allah. Penundukkan diri kepada Tuhan justru memberikan kekuatan kepada diri sendiri.

Mudah bukan langkah-langkahnya? Sekarang adalah keputusanmu apakah mau berubah menjadi pribadi yang Tuhan kehendaki atau tidak. Bila kamu bijak maka kamu akan mulai melangkah dan menikmati setiap proses perubahan yang sedang terjadi di dalam hidupmu.

Selamat mempraktikkan para suami yang cinta Tuhan!

Sumber : cbn.com