Inilah 5 Rahasia yang Harus Diketahui Setiap Pasangan Kristen yang Baru Menikah!

170829093505

Satu fase hubungan serius telah dimasuki. Perasaan bahagia karena dipersatukan di dalam ikatan suci tentu sedang dirasakan. Namun, setiap kita, orang-orang Kristen pasti tidak berharap bahtera rumah tangga yang kita jalani akan bertahan sementara atau beberapa tahun saja.

Apa yang harus dilakukan kalau begitu untuk membuat pernikahan sampai maut memisahkan? Berikut ini ada lima (5) rahasia yang harus diketahui oleh setiap pasangan yang mengaku pengikut Kristus dan baru menikah:

Selalu Berpikir Saya dan Dia. Bukan Hanya Saya dan Saya!

Aneh bagaimana kita sebenarnya tertarik pada pasangan kita untuk kualitas yang mereka miliki yang berbeda dari kita sendiri, tetapi, seiring berjalan waktu, kita masih mencoba mengubahnya menjadi seperti kita! Tahukah Tuhan membawa kamu dan pasangan, berdua menjadi satu bukan untuk diseragamkan? Masing-masing pasti memiliki kekuatan untuk ditawarkan dan kelemahan untuk diatasi. Bila kamu bisa memikirkan “kami” dan bukan “saya,” saat itulah kamu menyadari hal-hal tertentu bukanlah masalah. Semakin lama menikah, semakin besar godaan untuk memikirkan diri sendiri terlebih dahulu, tetapi jika kamu mengajukan pertanyaan ini setiap hari – “Bagaimana saya bisa melayani pasangan saya hari ini?”, kamu akan merasa jauh lebih sulit untuk bersikap egois kepada pasangan.

170807160523

Pergilah Tidur Bersama

Yang ini mungkin tampaknya aneh, terutama jika salah satu dari kamu adalah seekor burung hantu malam dan yang satunya adalah burung siang hari. Akan tetapi, ada sesuatu yang istimewa dan bermakna tentang mengakhiri hari bersama dengan berbicara dan menghabiskan waktu bersama satu sama lain sebelum tidur. Buatlah komitmen bagaimana hal ini bisa terjadi dengan baik. Mungkin akan ada hari-hari dispensasi dimana karena ada pekerjaan yang memang menuntut waktu yang lebih larut, namun di luar dari itu bersepakatlah untuk tidur bersama dalam waktu yang sudah ditentukan.

Maafkan Lebih Banyak

Dua manusia menjadi satu bukan berarti segala sesuatunya akan terus beriringan. Ada kalanya pihak kita berbuat salah. Di lain waktu, pihak pasanganlah yang melakukan kesalahan. Oleh karena, itu dibutuhkan saling kerendahan hati untuk secara terbuka memaafkan atas apa yang terjadi.

Setiap kali ingin menyerah untuk melakukannya, ingatlah bagaimana Tuhan mengasihi dan mengampuni dosa-dosa kita. Sekali, dua kali, tiga kali, bahkan sampai berkali-kali pun jangan pernah lepaskan pengampunan.

Cintailah Dalam Kata Kerja, Tidak Hanya Dalam Kata-kata

Akan ada hari dalam pernikahan bahwa kamu tidak akan merasakan banyak cinta terhadap pasanganmu. Kamu mungkin mempertanyakan apakah kamu menyukainya. Tapi cinta itu tidak pernah dirancang oleh Tuhan untuk sekadar menjadi perasaan. Cinta harus jauh lebih dalam dari itu. Ini adalah tindakan yang disertai komitmen dan tindakan yang dapat kamu lakukan bahkan ketika kamu tidak selalu merasakannya. Perasaan kita berubah-ubah; Mereka sering berubah sesering cuaca. Namun, saat kamu berkomitmen pada Tuhan dan pasanganmu untuk menjalani cinta kasih, maka tidak peduli apa pun yang kamu rasakan pada hari tertentu, kamu menjanjikan untuk menjalani cinta terhadap pasanganmu. Kamu akan menunjukkannya dalam tindakan. Dan sungguh luar biasa, tindakan kasih yang ditunjukkan sering kali mengarahkan kembali kepada perasaan cinta. Jadi, jika kata-kata cinta mulai gagal, ambillah tindakan cinta.

160909161421

Bergantunglah Lebih Banyak Pada Tuhan daripada Pasanganmu

Menggantungkan kebahagiaan dan bahkan segala sesuatunya yang berkaitan kita kepada pasangan adalah tindakan yang sangat keliru. Sama seperti kamu, pasanganmu juga sedang untuk mencari tahu seputar kehidupan pernikahan, keluarga, masa depan, dan Tuhan telah membawa kamu bersama dengannya sebagai sebuah tim untuk saling menyemangati dan bersorak.

Dengan memasang paradigma ini maka kamu tidak akan tergoda untuk mencoba dan mengubah pasanganmu menjadi apa yang ada di dalam pikiranmu. Sebagai gantinya, buatlah waktu bersama Tuhan, dan doakan agar Tuhan menjadikan pasanganmu menjadi pribadi yang Ia inginkan.

Kamu tidak bisa menjadi Roh Kudus untuk pasanganmu. Akan tetapi, kamu bisa menjadi pemberi dorongan baginya.

Memperoleh pengetahuan adalah satu langkah baik agar kita tidak sampai tersandung dengan masalah. Namun, lebih bagus lagi jika dipraktikkan karena itu akan terekam di dalam alam bawah sadar kita dan akhirnya menghasilkan sebuah gaya hidup.

Selamat menikmati pernikahan hingga maut memisahkan! Tuhan Yesus memberkati.

Sumber : crosswalk.com