Jangan Anggap Sepele, Ini Bahaya Dehidrasi pada Kulit

pocariii_20170516_100641

Kulit terasa kering, munculnya garis-garis halus, dan rasa tertarik merupakan tanda-tanda dari dehidrasi kulit.
Dehidrasi kulit seringkali tidak disadari oleh banyak wanita, bahkan banyak yang menganggap ini adalah tanda-tanda dari orang yang memiliki jenis kulit kering.

Padahal hal itu adalah anggapan yang salah. Ternyata apapun jenis kulitnya, semua bisa terkena dehidrasi kulit. Entah itu berjenis kulit kering, berminyak, kombinasi, bahkan jenis kulit normal. Dehidrasi kulit sangat rentan terjadi, apalagi jika sering menghabiskan waktu di dalam ruangan ber-AC seperti di kantor, di mobil, ataupun menggunakan AC selama tidur di kamar.
Karena penelitian menunjukkan, jika terpapar dengan kelembapan udara yang rendah, seperti di ruangan ber-AC, dapat mengurangi kandungan air pada lapisan terluar kulit, sehingga meningkatkan risiko dehidrasi kulit.

Namun sebenarnya, apa itu dehidrasi kulit? Dehidrasi kulit mengacu pada kadar air pada lapisan terluar kulit yang kurang dari 10 persen (dalam kondisi normal kadar air kulit mencapai 30 persen). Berbeda dengan jenis kulit berminyak atau kering, hal itu mengacu pada kadar minyak / sebum pada kulit.

Bagi yang memiliki jenis kulit berminyak, dehidrasi kulit bisa memperparah kondisi jerawat. Sedangkan yang memiliki jenis kulit kering, dehidrasi kulit bisa membuat kulit semakin kering, bersisik dan kusam. Selain itu dehidrasi kulit bisa membuat kulit cracking atau kulit pecah-pecah sehingga sangat sulit menggunakan foundation dan membuat makeup tidak menempel serta tidak tahan lama. Tapi, yang paling parah lagi, mengalami dehidrasi kulit dalam waktu yang lama dapat berdampak pada penuaan dini, seperti timbulnya kerutan halus.

Sebenarnya di dalam kulit terluar kita terdapat pelembap alami kulit yang disebut NMF atau Natural Moisturizing Factor.
NMF berfungsi mengikat air dan mempertahankan hidrasi kulit secara alami. Tapi kabar buruknya, NMF bisa hilang atau bahkan berkurang seiring bertambahnya usia dan juga akibat kebiasaan hidup seseorang.

Supaya dehidrasi kulit dapat dicegah, selain menjaga kulit dari luar dengan menggunakan skincare yang mampu menjaga kelembapan kulit dan memakai sunblock setiap hari, sangat penting untuk merawat kulit dari dalam seperti menjaga kandungan air di dalam kulit dengan meningkatkan jumlah NMF di dalam kulit.

Salah satu acaranya adalah mengkonsumsi minuman elektrolit secara rutin karena elektrolit diperlukan dalam proses pembentukan NMF. Elektrolit sangat penting karena 31 persen NMF terdiri dari elektrolit.

Agar kulit tetap terhidrasi, konsumsilah minuman yang mengandung elektrolit seperti IONESSENCE dari Pocari Sweat.
IONESSENCE dari Pocari Sweat merupakan minuman elektrolit rendah kalori yang dibutuhkan dalam proses produksi NMF sehingga bisa menjaga kelembapan kulit dan mencegah dehidrasi kulit.

Penulis : Firdayanda
Editor : Advertorial
Sumber : Tribunnews