Jangan Sampai Semua Kacau Hanya Karena Kamu Masih Terjebak Dalam Bayangan Masa Lalu

171214102741

Bayangan masa lalu merupakan benih dasar yang membuat kita nggak bisa sukses bahkan selalu hidup dalam masalah. Saya mengenal seorang pengusaha yang bangkrut karena di bohongi karyawannya dengan jumlah yang sangat besar. Hingga pada akhirnya dia mencoba membangun dari awal lagi dengan keluarganya sehingga dipertengahan jalan dia mempekerjakan seorang karyawan untuk mengisi bagian kasir alias akuntan perusahaan.

Banyak hal yang terjadi dan tidak seperti biasanya. Si pengusaha menjadi lebih detail, hati-hati dan bahkan sering sekali tidak percaya kepada akuntan nya. Semua laporan harus detail dan setiap saat pengeluaran sekecil apapun di laporkan kepadanya. Bahkan kesalahpahaman pembayaran dengan jumlah puluhan ribu rupiah menjadi masalah besar dan si akuntan di bentak-bentak dan dimarahi. Itu berlangsung sering sekali sehingga si akuntan memutuskan untuk keluar dari perusahaan.

Sekarang, perusahaannya tidak memiliki akuntan khusus untuk mengurus segala laporan dan pengeluaran, dan akhirnya perusahaan diurus sendiri olehnya dan anak-anaknya. Dia menaruh kepercayaan kepada anaknya, dan dia mempercayakan semua arus, rekening perusahaan kepada anaknya. Tapi tahukah masalah apa yang terjadi? Perusahaannya mengalami kerugian besar karena si anak yang menghamburkan uang tanpa sepengetahuan sang ayah alias si pengusaha.

Inilah yang disebut sudah jatuh malah tertimpa tangga, sudah bangkrut malah kembali rugi lagi.

Begitu pula dalam kehidupan kita secara pribadi, baik itu soal kerjaan, soal teman ataupun pasangan sering sekali masa lalu membuat kita kesulitan untuk bergerak maju dan menjadi tersiksa.

Bayangan masa lalu dengan teman-teman yang menfitnah atau membocorkan rahasia kita membuat kita hidup menyendiri tanpa teman dan tak mempercayai siapapun, kita menjadi pendiam dan menyimpan masalah sendiri hingga bikin stress.

Atau mungkin bayangan masa lalu dimana pasangan menyelingkuhi kita dan telah merenggut kekudusan kita, sehingga sekarang kita sulit untuk menerima pria/wanita yang mencoba menaruh perasaan kepada kita. Kita menjadi kaku, tidak berani membuka hati, ragu sehingga penambahan usia yang cukup matang, kita juga nggak kunjung menikah.

Di Filipi 3:13, Paulus menuliskan “Saudara-saudara aku sendiri tidak menganggap bahwa aku telah menangkapnya, tetapi inilah yang kulakukan: Aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku.”

Yap! Paulus merupakan seseorang yang memiliki masa lalu yang kelam sebagai pengikut Kristus, meskipun dari sudut agama Yahudi prestasinya sangat luar biasa. Sebenarnya dia punya alasan untuk berkutat dan terikat dengan masa lalunya. Gimana nggak, dia bisa dikatakan sebagai aktor intelektual di balik penganiayaan umat Allah, bahkan dia hadir ketika Stefanus dibunuh. Namun poin yang harus kita perhatikan sebagai pelajaran, Paulus berhasil memusatkan perhatiannya pada masa depan. Dia berhasil menemukan titik balik saat dia berkata seperti fiman di atas “ …tetapi ini yang kulakukan; aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku.”

Keputusan yang dilakukan oleh Paulus berhasil membuatnya berbalik 180 derajat dan ikut Tuhan dengan sangat intim hingga dia layak menjadi tokoh inspirasi dalam Alkitab.

Mohonlah anugerah Tuhan supaya sekiranya kamu mengalami titik balik yaitu terlepas dari ikatan dan bayangan masa lalu dan dengan kerendahan hati mengarahkan diri kepada apa yang dihadapanmu.

“Entah berapa kali kamu pernah gagal dan jatuh. Oleh anugerah Tuhan kamu mampu bangkit dan menjadi tangguh.”

Sumber : Jawaban.com