Jumat, 10 Agustus 2018

 

DOMBA

“Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup  yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku”. (Yohanes 10:27-28)

Domba adalah salah satu hewan yang tercatat dalam Alkitab. Domba adalah hewan yang suka berteman, suka berkelompok, berkumpul dalam kawanan, hewan sosial. Namun alasan sebenarnya domba suka berkumpul adalah untuk sebuah keamanan atau perlindungan. Dengan berkelompok domba dapat mempertahankan dirinya, berlari bersama menghindari musuhnya.

Ia juga memiliki naluri yang kuat untuk mengikuti domba-domba yang ada di depannya atau saudara yang lebih tua. Bahayanya jika yang diikuti domba-domba muda adalah domba senior yang terjun ke jurang maka domba-domba lain akan mengikuti.

Untuk itu domba membutuhkan gembala yang mengenal sifat-sifatnya, kelebihan maupun kekurangannya. Ia akan mengikuti gembala yang sudah dikenal suaranya karena domba memiliki kelebihan sebagai pendengar yang baik. Domba juga membutuhkan gembala yang dapat menolongnya karena tidak suka jalan yang sempit, ia akan mencari jalan yang menanjak atau menurun dan ketika jatuh terguling, ia tidak dapat membangunkan dirinya sendiri.

Demikian juga dalam kehidupan setiap umat manusia yang diciptakan sebagai mahluk sosial. Manusia tidak bisa hidup seorang diri, ia membutuhkan manusia lainnya untuk menemani dan memimpinnya ke arah yang benar. Yesus adalah gembala tiap orang percaya, gembala yang memberi arah jalan kepada kehidupan kekal. Dan Yesus memberi kepercayaan kepada manusia untuk menjadi pemimpin bagi sesamanya. Pemimpin yang mengenal siapa yang dipimpinnya sehingga memberikan inspirasi kepada yang dipimpinnya.

Sahabat NK, apakah Anda seorang pemimpin keluarga? Pemimpin perusahaan? Pemimpin jemaat dalam gereja? Pemimpin para siswa di sekolah? Pemimpin organisasi? Apakah anda mengenal orang yang selama ini dipimpin? Jika belum mengenalnya, inilah saatnya untuk menjadi pemimpin yang mengenal orang-orang dibawah Anda seperti Yesus mengenal domba-domba-Nya. [RIV]