Jumat, 17 Mei 2019

MERUSAK BARANG BUKTI

“Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia” (Roma 13:10).

Seorang karyawan Kristen bercerita bahwa ia selalu diprovokasi rekan kerjanya. Ia begitu sebal pada seorang temannya dan selalu menunggu kesempatan untuk mencari waktu yang terbaik membalas dendam. Untuk itu, ia sengaja menyimpan surat dari sahabatnya tersebut sebagai barang bukti untuk menjatuhkan sahabatnya itu suatu saat nanti.

Selanjutnya ia berkisah: “Bahwa dengan menyimpan surat itu ia tidak mencerminkan dirinya sebagai anak Allah yang telah ditebus oleh Kasih Allah yang tidak menyimpan kesalahan dan dosa manusia”. Ia sadar bahwa seharusnya ia tidak boleh menyimpan kebencian itu dalam dirinya. Sebagaimana Allah tidak mengingat pelanggaran kita. Ia malah memikirkan masa lalu dan menyimpan bukti untuk menghancurkan sahabatnya.

Ketika saya mulai melupakan hal itu, tiba-tiba teringat kembali saat saya tidak sengaja membuka dokumen-dokumen dan perasaan dendam itu itu kembali membara. Akhirnya saya sadar saya harus menghancurkan benda itu sebelum benda itu menghancurkan saya. Setan memang selalu menjadi pendakwa kita. Sebenarnya ia bisa melakukan sendirian, tetapi kita sering kita membantunya dengan sengaja menyimpan kesalahan dan menumpuk dendam pada sahabat atau orang lain.

Amarah, dengki, iri hati dan sifat ego yang melekat di hati kita adalah perusak hubungan di antara kalangan orang percaya. Pada hari-hari terakhir Alkitab menggambarkan bahwa akan datang masa yang sukar, di mana manusia lebih mencintai diri sendiri dan menjadi hamba uang.

Kemenangan hanya bisa kita raih kalau kita rela melupakan ingatan terhadap kesalahan orang lain. Karyawan itu akhirnya merobek kertas itu menjadi ratusan potongan dan membuangnya di tempat sampah. Mari kita saling mengasihi satu sama lain dengan tetap hidup dalam kasih sehingga hubungan kita tetap terjalin dalam KASIH dan CINTA TUHAN. [RB]

Perenungan (P1) dan Penerapan (P2)

P1: Apa akibat kalau kita merusak hubungan dengan sahabat?

P2: Hal apa yang harus Anda lakukan agar terhindar dari sifat ego?