Jumat, 24 Januari 2020

LIKE FATHER LIKE SON
” Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya.” (Kolose 3:21)
Kemiripan. Ini adalah kata kunci yang dapat menggambarkan banyak hal dalam kehidupan seorang ayah
dengan anaknya. Hal ini tergambar dalam hubungan antara Peter dan Kasper Schmeichel, ayah dan anak yang
sama-sama menggeluti profesi sebagai pemain sepak bola. Mereka juga berada dalam posisi yang sama sebagai
penjaga gawang.
Peter menjadi kiper legenda Manchester United karena kepiawaiannya menjaga gawang “Setan Merah” dari
gempuran pemain lawan. Tentu saja juga dengan memberikan banyak gelar kepada tim kebanggaan Kota
Manchester, Inggris itu. Kasper juga meniti karir dengan membela Leicester City. Ia turut mengantar Leicester
menjuarai Liga Inggris musim 2015/2016 lalu.
Ada fakta unik yang dialami oleh pasangan ayah-anak penjaga gawang ini. Rekor kemenangan besar
Leicester City 9-0 atas Shouthampton pada Oktober 2019 silam, menorehkan prestasi tersendiri bagi Kasper. Dalam
sebuah cuitan di media sosial Twitter, Peter mengaku bangga dengan pencapaian tersebut. Hal itu menjadi
kebanggaan keluarga Schmeichel lantaran peristiwa yang sama pernah dialami Peter ketika membela United.
Ketika berhadapan dengan Ipswich Town di 1995, United menghajarnya dengan skor sama: 9-0 tanpa balas.
“Sungguh performa fantastis dari Kasper Schmeichel dan timnya, Leicester City, untuk menang 9-0 atas
Southampton. Jika ada seseorang yang harus menyamai rekor kami, Manchester United musim 1994-95, yang
membuat saya bangga dan bahagia, itu adalah kamu,” ujar Peter Schmeichel.
Kebanggan orang tua adalah jika anak-anaknya dapat meneladani hal-hal baik yang diajarkannya. Jerih lelah
dalam mendidik dan membesarkan seperti terbayar lunas ketika anak-anak berada di dalam jalur yang benar.
Demikian juga dengan Bapa Sorgawi, Sahabat NK. Biarlah kehidupan kita senantiasa memancarkan peta dan
teladan-Nya sehingga melalui kehidupan kita, dunia tahu bahwa kita adalah anak-anak Allah Bapa. [JP]