Kamis, 10 Oktober 2019

USAHA YANG BERHASIL

Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa,  tetapi
karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga. "Dan setelah mereka melakukannya, mereka
menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak. (Lukas 5:5-6)
David Green adalah seorang pendiri perusahaan ritel Hobby Lobby yang berhasil. Ia berasal dari keluarga Kristen yang
sederhana yang tinggal di kota kecil bernama Altus di Amerika Serikat. Ayahnya seorang gembala dengan jumlah jemaat yang
tidak lebih dari 50 jiwa. Sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama, David ikut membantu mencari uang bersama saudara
laki-lakinya. Ia berjanji kepada ibunya untuk mendapatkan pekerjaan sehingga dapat membawakan sesuatu. Namun sang ibu
menjawabnya,“Cari saja apa yang dapat kamu lakukan untuk Tuhan.”David mengingat perkataan tersebut.
Ketika mengikuti program magang dengan seorang pengusaha, maka ia mendapatkan pelajaran bahwa pengusaha harus
memikirkan pelanggannya. Dengan bekal pengalamannya, ia berhasil menjadi seorang pengusaha yang meliburkan semua
pekerjanya pada hari Minggu agar dapat berkumpul dengan keluarga dan beribadah. David bukan dari keluarga kaya raya namun
ia membuat orang lain diberkati karena ia melakukannya untuk Tuhan.
David Green pengusaha yang mendahulukan Tuhan dalam hidupnya maka ia mendapat berkat melimpah atas usaha
yang dirintisnya bahkan pekerja-nya turut diberkati. Demikian juga Petrus mendapatkan ikan banyak yang mengoyak jalanya
karena ia mendengarkan perkataan Yesus untuk menebar jala. Hal yang besar terjadi bukan karena hanya tersedianya jala tetapi
karena mendengar perkataan Yesus.
Sahabat NK, usaha anda berhasil bukan hanya karena adanya modal, warisan yang ditinggalkan, relasi yang bagus,
kepandaian dan pengalaman yang dimiliki tetapi karena anda mau mendengar suara Tuhan. Carilah apa yang dapat dilakukan
untuk Tuhan, maka Tuhan akan memberikan lebih daripada yang anda cari. Mau menikmati berkat dalam usaha? Pastikan Yesus
menjadi prioritas pertama dalam hidup anda. [RIV]