Kamis, 16 Mei 2019

MEMBANGUN RELASI

“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (Matius 6:33)

Fenomena-fenomena dalam kekristenan akhir-akhir ini yang banyak yang sangat menyimpang dari kebenaran yang dimaksudkan di dalam Alkitab. Tujuan orang percaya dalam beribadah dan mengikut Tuhan adalah membangun relasi yang intim dan benar dengan Tuhan, agar dalam perjalanan kita mengikut Tuhan kita bisa berproses untuk menjadi semakin serupa dengan Tuhan Yesus. Namun yang banyak terjadi dalam praktik ibadah sekarang ini adalah fokus kepada Tuhan dialihkan secara sengaja atau tidak sengaja, secara sadar atau tidak sadar menjadi fokus kepada uang atau pemenuhan kebutuhan jasmani semata.

Uang atau materi duniawi  yang menjadi fokus, menyisihkan Tuhan hanya sebagai “alat” untuk pemenuhan kebutuhan materi  tersebut. Bisa kita saksikan banyak hamba Tuhan palsu yang bahkan mengaku sebagai prophet atau nabi yang dalam ibadahnya bahkan menyuruh jemaat membawa surat hutang, surat tagihan, dan banyak hal yang berhubungan dengan masalah keuangan untuk diberkati atau di-tumpang tangan bahkan ditaburi garam agar semua masalah keuangan mereka bisa selesai secara adikodrati.

Memang tak bisa kita pungkiri bahwa kehidupan manusia tak bisa dilepaskan dari kebutuhan akan uang, semua hal dari manusia itu dari lahir sampai mati membutuhkan uang yang tidak sedikit. Apalagi dengan situasi perekonomian sekarang yang sulit, banyak orang  yang kemudian terjebak dalam masalah keuangan.

Justru itu yang menjadi tantangan terbesar dalam kehidupan rohani orang Kristen. Yang seharusnya terjadi adalah kita harus terlebih dahulu membangun relasi yang benar dengan Tuhan, saat kita punya relasi yang benar dengan Tuhan kita akan menjadi pribadi yang lebih baik. Kita akan menjadi orang yang jujur, tekun dan rajin bekerja atau berusaha, menjadi berkat dan dikasihi banyak orang. Saat kita sudah menjadi pribadi yang lebih baik dan disukai banyak orang maka kita akan menjadi kesaksian hidup bagi Kristus yang tinggal di dalam kita.

Karenanya, bangunlah relasi yang benar dengan Tuhan, jadilah pribadi yang berkenan di hadapan Tuhan, firman Tuhan pasti akan digenapi. [CK]

Perenungan (P1) dan Penerapan (P2)

P1: Apakah selama ini anda yakin sudah membangun relasi yang benar dengan Tuhan sesuai dengan firman-Nya?

P2: Langkah dan komitmen apa yang perlu anda lakukan untuk mulai membangun relasi yang benar dengan Tuhan?