Kamis, 7 November 2019

ATHEIS: TUHAN TIDAK ADA?
“Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup! Aku hendak mengikat
perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud." (Yesaya 55:3)
Seorang laki-laki datang ke tukang cukur untuk memotong rambutnya. Ketika si tukang cukur mulai memotong rambutnya,
mereka memulai pembicaraan. Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan. Saat topik beralih
tentang Tuhan, tukang cukur berkata, “Saya tidak percaya bahwa Tuhan itu ada.” “Mengapa kamu berkata begitu?” tanya laki-laki
itu. “Begini, untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada, coba Anda perhatikan jalanan di depan sana. Katakan kepadaku, jika
Tuhan itu ada, mengapa begitu banyak orang yang sakit? Mengapa ada anak yang terlantar? Jika Tuhan ada, tidak akan ada sakit
maupun penderitaan. Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi.”
Laki-laki itu diam untuk berpikir sejenak, tetapi tidak merespons karena tidak ingin beradu pendapat. Tukang cukur
menyelesaikan pekerjaannya dan laki-laki itu pergi meninggalkan tempat si tukang cukur. Beberapa saat setelah meninggalkan
ruangan itu, ia melihat ada orang di jalan dengan rambut panjang, berombak, kotor, dan janggut tidak dicukur. Orang itu terlihat

kotor dan tidak terawat. Laki-laki itu segera kembali ke tempat tukang cukur dan berkata, “Kamu tahu, sebenarnya tukang cukur itu
tidak ada!”
Tukang cukur terperanjat dan berkata, “Bagaimana Anda bisa mengatakan hal itu? Saya di sini, saya tukang cukur; dan
barusan saya mencukurmu.” “Tidak!” elak laki-laki itu, “Tukang cukur tidak ada. Jika ada, maka tidak akan ada orang dengan
rambut panjang dan kotor serta berjanggut seperti orang di luar sana” laki-laki itu menambahkan. “Ah tidak begitu … tukang cukur
tetap ada! Yang terjadi itu karena orang yang berambut panjang dan berjanggut itu tidak datang pada saya,” jawab tukang cukur
membela diri. “Benar” kata laki-laki itu menyetujui, “Itulah poin utamanya! Sama dengan Tuhan, Tuhan itu ada. Tetapi yang terjadi
adalah orang-orang tidak mau datang kepada-Nya, tidak mau mencari pertolongan-Nya. Itu sebabnya banyak sakit dan
penderitaan.”
Firman Tuhan berkata: “Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup!”
[DP]