Menunggu Itu Ngga Enak, Tapi Menunggu Hari Kedatangannya Tuhan Itu Wajib Loh Kita Lakukan

170706134521

2 Tesalonika 2:7-8

Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan, pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali.

Kamu mungkin tahu bahwa tanggal 4 Juli lalu Amerika merayakan hari kemerdekaan mereka. Hampir sama dengan di Indonesia, mereka memiliki cara unik untuk merayakannya, mulai dengan berkumpul dengan sahabat dan keluarga sambil memanggang burger atau hotdogs, dan juga tidak lupa dengan semaraknya kembang api dimalam hari, selain pastinya memasang bendera kebanggaan mereka.

Namun, ada satu hari kemerdekaan yang juga harus dinantikan oleh seluruh dunia! Kita tidak tahu tanggal pastinya kapan akan terjadi, tapi tidak seorangpun di dunia ini maupun di surga yang mau melewatkan hari istimewa ini, dan hari itu adalah hari peringatan kemerdekaan dari penjajah terbesar yang pernah ada – yaitu Setan.

Itulah hari dimana Tuhan dan Juru Selamat kita, Yesus Kristus akan datang kembali. Ini adalah awal kemerdekaan, tidak ada yang pernah merasakannya sebelumnya (kecuali Adam dan Hawa sebelum mereka jatuh dalam dosa). Mereka yang percaya kepada kuasa darah Kristus yang telah menebus mereka dan telah percaya dan berharap kepada-Nya, akan berseru seperti yang pendeta saya yang telah tua sering katakan, “sorak-sorai Halleluya!”

Hari Kemerdekaan ini akan melepaskan semua orang percaya dari berbagai dosa yang menjerat mereka. Bayangkan, tidak ada lagi sakit penyakit, tidak ada lagi kecanduan, tidak ada lagi gosip, tidak ada lagi kejahatan, tidak ada lagi hal selain yang menggambarkan hal positif yang menggambarkan kasih Bapa Sorgawi dan Tuhan Yesus Kristus.

Saat ini, kita memiliki Roh Kudus yang menuntun kita, menguatkan kita, menghibur kita dan memberikan kekuatan kepada kita melalui kematian dan kebangkitan Kristus. Walau demikian kita masih sering tersandung oleh dosa selama kita hidup di dunia yang sudah dalam kejatuhan ini. Ketika Yesus datang, semua kelemahan kita dengan semua beban negatif kita akan diangkat. Saya tidak bisa membayangkan kemerdekaan yang lebih baik dari itu.

Sebenarnya, bayangan akan kedatangan Yesus kembali terdengar sangat luar biasa, saya meragukan ada kalimat yang bisa menggambarkan betapa besarnya respon emosi, spiritual dan fisik yang akan ditunjukkan orang-orang.

Alkitab memberitahu kita bahwa Yesus akan datang kembali ke bumi ini sama seperti Dia pergi, melalui awan-awan (Kisah Para Rasul 1:11), dengan malaikat-malaikat-Nya (Matius 16:27), dengan sangkakala Allah berbunyi dan suara Tuhan. Alkitab berkata bahwa orang yang percaya kepada Kristus akan diubahkan dalam sekejab dan Yesus akan menghancurkan semua kekuasaan, otoritas dan kekuatan yang melawan Tuhan semesta alam (1 Korintus 15:52, 1 Korintus 15:24).

Pemikiran manusiawi kita terbatas untuk bisa mengerti waktu yang ajaib itu. Itu adalah keilahian, dan seberapapun kita berusaha, kita tidak bisa membayangkan secara akurat seperti apa Tuhan akan menggenapi kedatangan Yesus Kristus dan kehancuran si jahat.

Banyak ahli teologi yang mempelajari tentang kedatangan Yesus kembali dan mereka banyak yang tidak sepaham akan urutan apa yang akan terjadi terlebih dahulu. Ada berbagai pendapat tentang kedatangan Yesus dan pengangkatan orang percaya dan menimbulkan perpecahan.

Tapi respon saya tentang perbedaan pendapat itu adalah tidak peduli bagaimana mereka mengartikan apa yang tertulis di Alkitab, ketika Hari Kemerdekaan Tuhan itu datang, semua akan tersingkap. Hari Kemerdekaan Tuhan itu akan tiba saat kita paling tidak harapkan dan kita diperintahkan untuk berjaga-jaga sehingga kita siap kapanpun itu terjadi. Jadi, jika hari itu tiba pada hari ini, saya ucapakan, “Selamat Hari Kemerdekaan! ”

Hak cipta © 2009 Beth Patch. Digunakan dengan izin.

Sumber : CBN.com