Minggu, 10 Maret 2019

 

Speak Softly Love

“Orang yang tak dapat mengendalikan diri adalah seperti kota yang roboh temboknya.” (Amsal 25:28)

Seorang wanita masuk ke dalam badan pesawat dan mulai mencari tempat duduknya. Wanita itu mengatakan kepada pramugari bahwa dia tidak bisa duduk di sebelah orang yang tidak mempunyai kedua lengan tangan dan meminta pramugari tersebut untuk mengganti tempat duduknya. Wanita itu berkata, “Saya tidak suka duduk di sebelah orang-orang seperti itu dalam melakukan perjalanan.” Pramugari tersebut terkejut mendengar pernyataan ini karena dari penampilannya, wanita ini tampak seperti orang dengan sopan santun yang tinggi. Pramugari tersebut meminta wanita itu untuk bersabar dan mencari tempat duduk lain yang kosong, tetapi dia tidak ada.

Setelah berunding dengan kapten pesawat kemudian pramugari itu berkata “Di seluruh pesawat ini, hanya ada satu kursi kosong dan itu ada di First Class. Ini kejadian pertama kali di perusahaan kami untuk memindahkan penumpang dari Kelas Ekonomi ke Kelas Satu.” Kemudian pramugari itu berkata kepada orang yang tidak memiliki kedua lengan, “Tuan, bisakah Anda pindah ke First Class? Kami tidak mau Anda mengalami musibah dengan duduk di samping orang yang kurang sopan ini.”

Mendengar ini setiap orang bertepuk tangan dan menyambut baik keputusan itu. Wanita itu menjadi sangat malu dengan apa yang telah ia lakukan terhadap penumpang tak bertangan itu.

Kemudian orang itu berdiri dan berkata, “Saya adalah mantan prajurit, saya kehilangan kedua tangan saya dalam ledakan bom saat melakukan operasi menjinakkan bom yang dipasang oleh teroris. Pada awalnya, ketika saya mendengar wanita itu berbicara, saya berpikir apakah saya mempertaruhkan nyawa saya untuk orang-orang semacam ini? Tapi setelah melihat tindakan kalian semua, saya merasa bangga karena saya kehilangan kedua tangan saya untuk negara saya.”

Ijinkan Roh kudus mengendalikan hidup kita agar kita dapat menjadi orang yang dapat mengendalikan diri melalui pimpinan Roh kudus. [DS]