Minggu, 13 September 2020

BARNABAS MASA KINI

“Tetapi Barnabas menerima dia dan membawanya kepada rasul rasul dan menceritakan kepada mereka,……..”(Kisah Para Rasul 9:27)

Dalam setiap aktivitas ataupun kegerakan atau apa saja yang berhubungan dengan sesama, kita tentu tidak terluput dari gesekan, perselisihan atau ketidakharmonisan. Ketidaksesuaian hubungan antar sesama dapat terjadi di lingkungan keluarga, pekerjaan, bahkan juga dalam pelayanan. Penyebabnya tentu banyak hal, namun dapat dikerucutkan pada satu hal penting: belum dapat saling menerima perbedaan satu dengan yang lainnya. Padahal Tuhan menciptakan kita masing-masing itu unik dengan karakter yang berbeda beda, bukan? Untuk itu diperlukan sikap kedewasaan untuk dapat saling menerima perbedaan itu dengan penuh kasih.

Rasul Paulus pada awal pertobatannya, cukup membuat banyak murid-murid dalam situasi yang kurang harmonis. Hal ini timbul dari latar belakang seorang Saulus yang sebelum bertobat adalah penganiaya pengikut Yesus Kristus. Sehingga ketika Rasul Paulus hendak menggabungkan diri dengan murid-murid di Yerusalem, semua murid takut kepadanya karena mereka tidak dapat percaya bahwa ia juga seorang murid.

Untungnya ada sosok murid Yesus Kristus yang dewasa dan penuh kasih yaitu Barnabas. Barnabas menerima Saulus dan membawa ke rasul-rasul serta menceritakan kepada rasul-rasul mengenai bagaimana pertobatan Saulus menjadi Paulus dan apa yang sudah dikerjakannya di Damsyik.  Puji Tuhan, ada Barnabas yang dipakai Tuhan untuk menerima Paulus yang pada akhirnya dipakai Tuhan untuk menjadi rasul Tuhan yang luar biasa.

Gereja Tuhan di masa kini harus bisa menjadi Barnabas, yang juga diberikan kasih karunia oleh Tuhan untuk membawa damai dan pengharapan bagi semua umat Tuhan untuk datang kepada Kristus. Bukan justru sebaliknya yaitu menciptakan jurang pemisah atau bahkan membangun tembok pemisah sehingga banyak orang sulit bertemu dengan Kristus. Mari sebagai murid Kristus kita juga memiliki karakter sebagai pembawa damai dan pengharapan, sehingga semakin banyak orang yang akan menemukan Kristus melalui hidup kita. [YJP]