Minggu, 19 April 2015

TIGA KALI GAGAL

“Saudara yang dikhianati lebih sulit dihampiri dari pada kota yang kuat,” (Amsal 18:19a)

Kisah nyata berikut ini pasti akan membuat anda geleng-geleng kepala. Suatu waktu di siang yang cerah, di pinggiran kota berlangsung sebuah pesta perkawinan yang sangat meriah. Wanita yang menikah dan sedang berbahagia itu bernama Amanda Rodgers yang berusia 47 tahun, asal Kroasia. Sekalipun disaksikan tak lebih dari 200 orang tamu undangan, wanita ini sepertinya tampak antusias dan terus menebarkan senyum bahagia kepada para undangan. Bagaimana Amanda tidak bahagia? Dia menikah dengan pasangan yang memang sangat dicintainya dan sudah cukup lama telah menjadi pilihan hatinya. Tetapi tahukah Anda bahwa pasangan pilihannya adalah seekor anjing?

Sungguh rasanya itu pilihan dan keputusan yang di luar akal sehat semua orang. Tetapi Amanda sendiri mengatakan bahwa dia memilih pilihan itu lantaran takut dikecewakan lagi apabila menikah dengan seorang pria. Dia memang pernah menikah sebelumnya dengan seorang pria, tapi pernikahan itu hanya bertahan sesaat saja.

Lain Amanda lain juga dengan wanita yang satu ini. Secara mengejutkan beberapa bulan yang lalu tiba-tiba muncul berita yang menggemparkan melalui berbagai media yang menyatakan bahwa wanita yang dikenal sebagai publik figur ini membutuhkan donor sperma. Tidak lama berselang langsung saja banyak pihak mencoba merespon hal itu. Pada kenyataannya memang wanita tersebut sudah berkali-kali gagal merajut cinta dengan seorang pria, terhitung sudah 3 kali dia gagal membangun hubungan. Jadi mungkin pikirnya dengan begitu dia bisa tetap mendapatkan keturunan tanpa perlu merasa disakiti atau dikecewakan lagi.

Memang bukan hal yang mudah untuk menghadapi dan membuang jauh rasa kecewa yang muncul, apalagi kalau kemudian yang menyebabkannya tidak lain adalah orang-orang yang sangat dengan kita. Hendaknya kita yang adalah anak-anak-Nya yang tidak bersikap demikian, ketika harus mengalami kekecewaan sehingga tidak mencari tempat pelarian yang “bodoh”. [SF]

Tuhan, ketika kami harus menghadapi kekecewaan, mari Engkau mampukan kami untuk menghadapinya dan juga mengampuni orang lain yang mengecewakan kami. Roh Kudus pulihkan hati kami menjadi baru.