Minggu, 22 Maret 2020

CAHAYA PENGHARAPAN
“Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun
manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.”
(2 Korintus 4:16 (TB) )
Suatu kali, sang iblis departemen penelitian mengumumkan akan melelang senjata dan tipu daya yang
paling ampuh bagi manusia. Setelah proses yang alot, lelang dimenangkan oleh iblis departemen operasi khusus,
ketika membuka amplop jawaban yang bersifat rahasia, jawabannya adalah gambar awan berwarna hitam. Lalu
bertanyalah mereka apa arti dari awan itu, dan iblis departemen penelitian menjelaskan bahwa gambar tersebut
adalah AWAN KEPUTUSASAAN. Dengan awan tersebut iblis mempunyai kuasa untuk menahan manusia dalam
pengaruh kuasanya.
Dalam profesi saya sebagai seorang ibu yang selalu sarat dengan kesibukan, saya dapat dengan mudah
merasa putus asa tiap kali iblis menebar awan gelapnya.
Saya merasa amat lelah, anak-anak yang tidak mau menurut, ada masalah di kantor, tagihan sudah menumpuk,
kewajiban dalam pelayanan, rumah yang kotor, kewajiban melayani suami & tanggung jawab kepada orang tua, dan
seterusnya. Sepertinya tidak ada setitik cahaya terang yang dapat saya lihat di ujung terowongan gelap yang sedang
saya jalani itu.
Namun seberapa sulitpun kita menghadapi banyak rintangan, ingatlah bahwa Tuhan selalu memiliki
penawarnya, Mikha 7:8 “Janganlah bersukacita atas aku, hai musuhku! Sekalipun aku jatuh, aku akan bangun pula,
sekalipun aku duduk dalam gelap, TUHAN akan menjadi terangku.”
Sobat NK, Ingatlah meskipun kita sedang duduk dalam kegelapan, pandanglah dengan mata iman &
tangkaplah cahaya Tuhan yang akan membelah kegelapan itu bagi Anda.
Pada saat kita sudah merasa runtuh, bangkit & ambil tindakan. Jangan duduk termenung dan mengasihani
diri sendiri. Carilah terus cahayaNya, buang rasa takut, naikkan pujian padaNya dan lihatlah bagaimana awan-awan
gelap akan menyingkir. Dalam segala tekanan jangan undur dari Tuhan. Melangkahlah dengan iman, lakukan
kehendak Tuhan, maka Ia yang akan melimpahkan kasih karunia dan kekuatan bagi kita. Sehingga profesi apapun
yang dipercayakan Tuhan untuk anda, wartakan kekuatan yang daripada Tuhan dalam hidup kita. [IW]