Minggu, 29 Maret 2015

KEMUDI KEHIDUPAN

“Sebab jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.” (Roma 8:13)

Pada suatu perjalanan mengarungi samudera, sebuah kapal dikemudikan oleh seorang nahkoda. Di tengah malam yang dingin, ada badai yang mengempaskan kapal itu sehingga hampir terbalik. Namun nahkoda itu tetap sigap mengendalikan kemudi, sehingga kapal tetap selamat. Namun, tak lama berselang, si nahkoda tergoda oleh perempuan cantik yang mengajaknya minum bir di bar kapal itu. Terlena oleh bujukan, bahkoda itu mabuk. Ia pun tetap kembali mengemudikan kapal, namun ia tak lagi dapat mengarahkan kapal ke arah yang seharusnya. Akhirnya, kapal itu berlabuh di dermaga yang salah.

Dalam hidup manusia, seringkali ada dua kemudi yang dapat mengarahkan hidup ke sebuah tujuan. Keinginan daging dapat menjerumuskan manusia kepada kejahatan, sedangkan Roh Allah dapat mengarahkan manusia kepada hidup damai sejahtera. Semua tergantung kemudi mana yang lebih dominan untuk menentukan arah.

Rasul Paulus memberi nasihat kepada jemaat di Roma, agar mengarahkan orientasi hidupnya bukan pada kedagingan, dalam arti perbuatan-perbuatan yang melawan perintah Allah. Perbuatan-perbuatan itulah yang justru menjadi penghalang hidup damai sejahtera yang telah dijanjikan Tuhan kepada manusia. Paulus menghimbau agar hidup jemaat di Roma berpusat pada Roh Allah. Roh itulah yang bekerja dalam hati jemaat, agar tidak dikendalikan oleh keinginan daging, namun dikendalikan oleh kehendak Allah.

Sahabat NK, sudahkah kita yakin bahwa arah hidup kita menuju ke tujuan yang benar sesuai kehendak Allah? Atau jangan-jangan seringkali kita masih kehilangan arah karena menuruti keinginan daging? Lalu kita melakukan perbuatan-perbuatan yang jahat. Jika hal itu terjadi, segeralah mohon Roh Allah memegang kemudi atas hidup kita, agar tidak dikendalikan oleh nafsu kedagingan. Jika kita berserah pada Roh Allah, niscaya hidup kita akan memiliki arah yang jelas, yaitu damai sejahtera. [DA]

Tuhan, pinpin setiap langkah hidupku agar senantiasa berjalan di jalur yang benar. Berilah kekuatan dan keteguhan hati untuk menang atas godaan-godaan kedagingan. Pinpin aku untuk mengikuti tuntunan Roh Kudus-Mu. Amin