Minggu, 7 Oktober 2018

 

PEMURIDAN YANG DISENGAJA

“ Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.” ( Matius 28:19)

“Tidak ada suatu yang kebetulan di dalam Tuhan” adalah statement yang harus dipercaya bagi kita pengikut Kristus. Semua yang terjadi dalam kehidupan kita di dunia ini ada dalam kendali Tuhan, termasuk dalam hal kehidupan rohani kita dalam mengikut Tuhan Yesus.

Walaupun yang terjadi sering kali seolah itu merupakan peristiwa yang tidak pernah kita sangka dan terlihat seperti kebetulan terjadi. Oleh karena kita percaya bahwa tidak ada yang kebetulan di dalam Tuhan, maka bagian kita harus dengan sengaja untuk melakukan perintah dan amanat agung dari Yesus yaitu pergi menjadikan semua bangsa murid Nya dan membaptis mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus (Matius 28:19).

Salah satu tugas dalam amanat agung Allah yaitu pemuridan, dan pemuridan itu tidak dapat terjadi secara alamiah, tetapi harus merupakan sesuatu yang disengaja. Pemuridan tidak harus dilakukan dalam skala besar, dalam kelas atau seminar, pemuridan akan lebih efektif bila dilakukan secara kelompok kecil.

Saya dan istri dengan sengaja melakukan pemuridan dalam anggota kelompok sel atau connect group yang Tuhan percayakan untuk kami gembalakan,. Kami awali dengan memuridkan secara khusus calon-calon leader yang akan membantu dalam mengembangkan pelayanan di komunitas tersebut. Pak Rudi seorang pemain musik gereja, dengan sengaja memuridkan anak-anak remaja belajar musik untuk regenerasi pelayanan gereja.

Jadi, menjalankan amanat agung Allah tidak harus dengan perkara perkara yang besar saja, dengan hal yang sederhana asal itu disengaja dan didasarkan untuk kemuliaan nama Tuhan pasti akan berbuah!

Terus lakukan pemuridan dengan sengaja, maka amanat agung Allah akan menghasilkan buah sesuai dengan apa yang telah kita tabur akan Tuhan buat berhasil. Selamat memuridkan dengan sengaja! [YJP]