Minggu, 9 Juni 2019

ANAKKU

“Dan Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi anak-anak-Ku laki-laki dan anak-anak-Ku perempuan demikianlah firman Tuhan, Yang Mahakuasa.” (2 Korintus 6:18).

Seorang pengusaha di New York setiap hari berangkat dan pulang kerja dengan mengendarai kapal ferri. Pada suatu hari ia memperhatikan ada seorang penumpang baru yaitu seorang anak laki-laki yang membawa sebuah kotak semir sepatu. Pengusaha itu berbicara kepada anak itu dengan ramah dan sabar, serta membayarnya setelah sepatu dibersihkan. Sejak saat itu, kapan saja pengusaha itu naik kapal, anak itu selalu menghampirinya dengan senyum bahagia. Anak tersebut menawarkan diri untuk membawakan tasnya, mengikatkan pakaiannya, dan membersihkan sepatunya tanpa mengharapkan upah apapun.

Seminggu kemudian pengusaha tadi bertanya kepada anak itu, “Apa sebenarnya yang membuat kau tertarik melakukan semua ini?” Anak itu menjawab, “Sejak pertama kali saya berjumpa dengan Bapak, Bapak memanggil saya dengan panggilan ‘anakku.’ Sebelumnya saya selalu berpikir bahwa sekarang tidak ada seorang pun yang akan memiliki saya lagi, karena orang tua saya telah tiada. Tetapi ketika saya berjumpa dengan Bapak, dan Bapak begitu baik kepada saya dan selalu memanggil saya ‘anakku.’ Karena itu tidak ada yang tidak akan saya lakukan untuk Bapak.”

Pengusaha tersebut tersentuh hatinya dan bertanya, “Maukah kau ikut bersamaku, tinggal bersamaku, makan bersamaku, karena aku akan angkat kau sebagai anakku sendiri?” Segera saja anak itu menjawab dengan air mata bercucuran, “Bapak yang baik, tentu saja saya mau sekali, hal itu sungguh menggembirakan hati saya. Terima kasih banyak, Bapak.”

Demikian juga halnya dengan kita semua. Jika kita mendekatkan diri kepada Allah dalam persekutuan yang akrab dan intim melalui penyerahan diri, penyembahan, dan pelayanan; maka Allah sendiri akan membalas dan mendekati kita dengan perlindungan, berkat, dan pemeliharaan-Nya sebagai Bapa. Dia akan menjadi penasihat dan pembimbing kita. Dia berjanji untuk bersikap dan bertindak sebagai seorang Bapa yang baik; dan Dia akan mengasihi dan menghargai kita sebagai anak-anak-Nya senantiasa. [DP]