Pengusaha Bandung Ciptakan Uang Digital Mirip Bitcoin

48ffddd4-7ab2-4fb0-b858-c403649fd2a4_169Pengusaha lokal dari Bandung, Mardigu Wowiek Prasantyo, berencana menciptakan uang digital atau cryptocurrency layaknya Bitcoin bernama Cyronium. Cyronium ini nantinya akan dipakai sebagai salah satu pilihan investasi berbasis digital.

Melalui produk ini, Mardigu ingin menggerakkan pengusaha kecil dan menengah (UKM). Mardigu mengungkapkan, masyarakat Indonesia masih banyak yang ragu untuk berinvestasi di cryptocurrency.

“Alasan paling banyak adalah karena dikira ini manipulasi uang dan tidak ada jaminan. Itulah yang mendorong saya dan tim menciptakan Cyronium melalui PT Santara Daya Inspiratama,” kata Mardigu seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (5/6/2018).

Oleh karena itu, Mardigu dan timnya memadukan teknologi blockchain dan precious metal (logam mulia) agar masyarakat bisa memiliki jaminan fisik ketika berinvestasi di mata uang digital ini.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa Cyronium merupakan mata uang digital yang memiliki aset jaminan berupa koin dalam bentuk fisik. Dari jaminan koin fisik ini diproyeksikan Cyronium akan menjadi aset investasi yang lebih stabil, terjamin, dan melindungi modal yang ditanamkan oleh investor.

“Hal tersebut akan mencegah harga Cyronium untuk tidak akan turun drastis seperti cryptocurrency lainnya,” kata dia.

Dengan adanya produk Cyronium ini, Mardigu ingin menggerakkan 10.000 Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam bentuk pinjaman tanpa bunga.

“Cyronium akan berkembang menjadi platform pengusaha-pengusaha kecil dan menengah untuk melakukan crowdfunding dan mengumpulkan modal untuk mengembangkan usaha mereka,” tutur dia.

Dia berharap, Cyronium akan memberdayakan para pelaku usaha. Perusahaan ini akan membantu memodali, mengedukasi, dan mendorong mereka untuk terus menjadi lebih baik, terutama dalam hal peningkatan pendapatan perusahaan (omzet).

Urus Izin Bappebti

Pihaknya juga sedang mengurus pendaftaran produk mata uang digitalnya ke Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Pasalnya, institusi tersebut sudah menetapkan cryptocurrency sebagai komoditi yang bisa diperdagangkan di bursa perdagangan berjangka.

“Kami sudah menempuh jalur untuk bisa terdaftar di Bappebti,” ujar dia.

Selain itu, pihaknya juga dalam proses untuk pendaftaran sebagai perusahaan mata uang kripto di Singapura dan Estonia, yang legalitasnya sudah diatur secara resmi.

Mardigu berencana menciptakan Cyronium sebagai salah satu pilihan investasi berbasis mata uang digital kendati saat ini masih banyak masyarakat yang ragu berinvestasi di instrumen tersebut.

“Alasan paling banyak adalah karena dikira ini manipulasi uang dan tidak ada jaminan. Itulah yang mendorong saya dan tim menciptakan Cyronium melalui PT Santara Daya Inspiratama,” kata dia.

Mardigu dan timnya memadukan teknologi blockchain dan precious metal (logam mulia) agar masyarakat bisa memiliki jaminan fisik ketika berinvestasi di cryptocurrency
ini.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa Cyronium merupakan mata uang digital yang memiliki aset jaminan berupa koin dalam bentuk fisik. Dari jaminan koin fisik ini, dia memproyeksikan Cyronium bisa menjadi aset investasi yang lebih stabil, terjamin dan melindungi modal yang ditanamkan oleh investor.

“Hal tersebut akan mencegah harga Cyronium untuk tidak akan turun drastis seperti cryptocurrency lainnya,” jelas dia.

Sebelumnya beredar kabar memang Bappebti telah menetapkan mata uang kripto sebagai komoditi yang dapat diperdagangkan di bursa berjangka. Hal tersebut sesuai Keputusan Kepala Beppebti yang baru saja ditandatangani. (ara/ang)

Sumber : detik.com