Pernikahanmu Lagi Penuh Pergumulan, Ini 3 Makna Paskah yang akan Menolongmu Jadi Pemenang!

 

171204204850Seberapa banyak dari antara kamu yang saat ini merasa lelah dan ingin menyerah karena terus dihantam oleh banyaknya pergumulan di dalam rumah tangga? Meratapi dan menyesali diri bukan jawabannya. Persoalan demi persoalan itu tidak akan pernah selesai jika kita tidak mau menghadapinya.

 

Memutuskan untuk bercerai bukanlah pilihan terbaik. Menganggap bahwa semua beban yang ada saat kita masih bersama dengan pasangan akan terlepas semua jika sudah bercerai adalah sebuah pemikiran yang sama sekali keliru.

 

Mulailah berhenti untuk menyalahkan pasangan kita atau bahkan Tuhan atas apa yang sedang terjadi di tengah-tengah kehidupan rumah tangga kita. Percayalah, menunjuk pihak lain hanya akan menambah masalah. Lalu apa yang harus dilakukan?

 

Beberapa makna Paskah berikut ini akan membantumu untuk menjadi sang pemenang atas pergumulanmu di dalam rumah tangga.

 

 

  1. Yesus mati, dikubur, dan bangkit juga untuk memulihkan setiap hubungan yang rusak.

Salah satu tujuan Yesus datang ke dunia adalah untuk memulihkan hubungan Allah dengan manusia yang telah rusak karena jatuh di dalam dosa. Ini harus dilakukan karena hanya lewat dipulihkannya hubungan antara Allah dengan manusia saja maka pemulihan hubungan antara manusia dengan manusia lainnya dapat terjadi. Harapan bagi terciptanya hubungan yang sangat harmonis dan penuh kasih antara suami-istri, orangtua-anak, kakak-adik, paman-keponakan, saudara ipar-saudara ipar, sahabat dengan sahabat, teman dengan teman, tetangga dengan tetangga, bisa terwujud. Ini tidak lagi cuma angan-angan atau impian belaka.

 

 

  1. Yesus mati, dikubur, dan bangkit agar kamu bisa berdiri sebagai pendamai di bumi ini.

Ketika hubungan kita dengan Allah telah diperdamaikan lewat karya penebusan yang dilakukan oleh Yesus maka ada satu tugas penting yang perlu dan pasti bisa kita lakukan selama di muka bumi ini adalah menjadi duta-duta damainya Tuhan.

 

Markus 9:50 berkata, “Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain.”

 

Berdamai seorang dengan yang lain di sini, saya percaya termasuk di dalamnya berdamai dengan pasangan kita.

 

 

  1. Yesus mati, dikubur, dan bangkit agar kita bisa menikmati masa depan yang indah yang telah dirancangkannya sejak semula untuk kita

Rancangan Allah bagi setiap umat-Nya itu selalu indah. Tidak pernah Ia merencanakan suatu kecelakaan bagi kita. Begitu pun untuk rumah tangga kita. Dalam desain-Nya, ketika kita telah dipersatukan dengan pasangan kita maka itu adalah sampai maut memisahkan.

 

Mungkin kamu dengan pasangan hari-hari ini sedang bergumul dengan persoalan finansial, dengan persoalan memperoleh keturunan, dengan persoalan membesarkan anak, atau hal-hal lainnya, tetapi semua itu jangan membuat hati menjadi ciut atau berkecil hati. Allah tidak pernah berubah. Ia selalu mengasihi kita.

 

Selama kita tidak menyerah dan bersandar penuh kepada-Nya, dan menaati Firman-Nya maka semua pergumulan itu pasti dapat diatasi dengan hasil akhir kemenangan di pihak kita. Dengan kata lain, masa depan hubungan kita dengan pasangan kita pasti indah.

 

Itulah 3 makna Paskah yang bisa direnungkan dan dapat dijadikan pegangan saat atau bila kamu sedang mengalami pergumulan di dalam pernikahanmu. Ingatlah selalu, Allah mengasihimu, pasanganmu, keturunanmu, dan juga pernikahanmu.

 

 

Sumber : Jawaban.Com