Rabu, 12 Februari 2020

TOTALITAS TANPA BATAS
“Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu
mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada
Allah, itu adalah ibadahmu yang sejati.”
(Roma 12:1)
Bulan Juli 2019 bersama dengan rombongan kami melakukan perjalanan wisata Bandung – Yogyakarta.
Kesan yang sangat menyentuh hati saya adalah sikap sopir yang ramah, sabar dan taat beribadah. Selama dalam
perjalanan dari Bandung ke Yogyakarta atau sebaliknya, jika sudah waktunya untuk berdoa (baca=sholat), Pak Sopir
akan singgah ke masjid terdekat untuk menunaikan ibadahnya.
Peristiwa ini saya yakini bukan sebuah kebetulan namun ada maksud dan pesan yang ingin Tuhan
sampaikan kepada saya. Melalui Pak Sopir yang pernah mengantarkan saya dan rombongan berwisata ke
Yogyakarta, saya belajar tentang arti sebuah ketaatan dan kesungguhan dalam beribadah.

Firman Tuhan dalam Roma 12:1 menasihatkan kepada kita agar kita mempersembahkan tubuh,
mempersembahkan hidup yang kudus dan berkenan kepada Allah sebagai ibadah yang sejati. Beribadah bukan
hanya sebatas kegiatan seremonial yang dilakukan satu minggu sekali. Lebih jauh ibadah adalah sebuah penyerahan
hidup, waktu dan segala sesuatu yang kita miliki kepada Tuhan.
Menyerahkan hidup kepada Tuhan artinya kita tidak perlu kuatir akan masa depan kita karena Tuhan sudah
mempersiapkan masa depan yang terbaik bagi umat kesayangan-Nya. Selanjutnya kita harus belajar menggunakan
waktu dengan bijak yaitu mengisi waktu dengan hal-hal yang positif yang mempermuliakan nama Tuhan. Yang
terakhir kita harus belajar mengucap syukur atas setiap berkat yang sudah Tuhan berikan dalam hidup kita.
Beribadah kepada Tuhan adalah sebuah totalitas dari seluruh kehidupan kita tanpa dibatasi oleh segala
sesuatu yang dapat menghalangi keintiman kita dengan Tuhan. Totalitas yang diiringi komitmen untuk tetap taat
meskipun situasi dan kondisi tidak mendukung dan menguntungkan sama sekali. [WB]