Rabu, 12 Juni 2019

Aku Tidak takut

“Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!”

 ( Yosua 24:15b)

Hannelie, adalah seorang ibu dari keluarga yang mendedikasikan hidupnya untuk melayani Tuhan. Berasal dari sebuah negara yang cukup berkembang, Afrika Selatan, Hannelie bersama dengan suaminya dan kedua anak remajanya memutuskan untuk pindah ke Afganistan untuk melayani Tuhan.

Bersama keluarganya mereka telah mendapat panggilan itu dari Tuhan, dan sangat yakin Tuhan akan membukakan jalan. Walaupun hidup sebagai misionaris di negara itu bisa mendapatkan ancaman pembunuhan dari Muslim garis keras. Tapi hari demi hari mereka lewati dengan baik, sang suami melayani Tuhan dengan mengajarkan Pendalaman Alkitab setiap hari. Kedua anak remajanya pun semakin bertumbuh kerohaniannya dan cinta Tuhan.

Pada suatu hari rumah Hannelie diserang oleh sekelompok orang bersenjata yang menyebabkan suami dan kedua anaknya meninggal dunia. Walau sangat sedih tetapi Hannelie tidak menyalahkan Tuhan, bahkan tetap melanjutkan hidupnya mendedikasikannya untuk melayani Tuhan.

Apa yang menjadi tujuan hidup keluarga kita saat ini? Apa cukup bisa makan dan meraih kesuksesan? Atau sudahkah hidup keluarga kita beribadah dan melayani Tuhan melalui kapasitas pribadi masing-masing? Yang jelas keluarga yang diurapi Roh Kudus adalah keluarga yang melayani Tuhan dan mendedikasikan seluruh hidupnya untuk kemuliaan Tuhan. Jika menjadi karyawan, mahasiswa, ibu rumah tangga, bisnisman, dan lainnya, semuanya dilakukan untuk melayani Tuhan.

Apapun pekerjaan atau posisi yang Tuhan percayakan, ketika itu dikerjakan dengan urapan Roh Kudus, hasil terbaik yang akan didapatkan. Hasil itu pulalah yang kemudian dapat dinikmati oleh orang lain sebagai jalan memuliakan Tuhan. [CH]