Rabu, 12 September 2018

 

Pura-pura Penjara

“ Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.” (1 Timotius 6:10)

Saya melihat suatu fenomena lama yang baru terkuak ke permukaan, ketika seorang kepala lembaga permasyarakatan ditangkap oleh KPK. Kepala Lapas Sukamiskin ditangkap KPK karena terlibat suap untuk pengadaan fasilitas di sel tahanan para koruptor. Sel para koruptor ini dilihat dari chanel youtube Mata Najwa, memiliki berbagai fasilitas yang “mewah”. Memiliki kloset duduk lengkap dengan shower box, ada meja kerja dengan perpustakaan, TV, laptop, microwave, kasur spring bed, dan banyak lainnya. Kita lihat fasilitas ini berbeda dengan tahanan biasa yang tentunya tidak punya uang sebanyak para koruptor.

Sebenarnya para koruptor ini berasal dari orang-orang yang tidak kekurangan, malah cenderung hidup dalam kesuksesan. Mereka memiliki jabatan, orang yang terhormat di masyarakat, pendidikan tinggi, berasal dari keluarga terhormat. Dan mereka bukan butuh uang untuk hidup sehingga korupsi. Mereka sudah hidup bergelimang harta tetapi masih tetap korupsi. Jadi tidak betul jika orang korupsi itu karena butuh uang, atau tidak cukup besar gajinya.

Firman Tuhan mengatakan bahwa cita uang adalah akar dari segala kejahatan. Yes! Karena kita tidak bisa mencukupkan diri, akhirnya tergoda untuk melanggar hukum, tanggung jawab, integritas, hanya demi uang suap, yang besar atau kecil, tentunya bukan merupakan hak kita. Yang pasti sebab dari korupsi itu menimbulkan berbagai duka, malu, juga hukum moral dari lingkungan terhadap keluarga.

Oleh karena itu, bila sekarang kita memiliki posisi atau jabatan yang dapat dengan mudah berkorupsi, berhati-hati dan berdoalah, tetapkan iman sebagai otoritas tertinggi, lakukan kebenaran dan lawan arusnya, sebab korupsi akan dihukum secara dunia dan juga tidak berkenan di mata Tuhan.

Lebih baik yang kita lakukan dalam posisi kaya ataupun miskin adalah bersyukur. Karena kita percaya janji Tuhan bahwa kita tidak akan kekurangan dan Tuhan akan memelihara kehidupan kita. Jangan kuatir! (Matius 6:25). [CH]