Rabu, 24 Juni 2020

Mengalami Kekuatan Kristus

Tetapi jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.” (2 Korintus 12:9)

Bill Martin Jr. menceritakan sebuah kisah mengenai seorang anak laki yang berasal dari suka Indian dan caranya memenangkan ketakutannya dalam menghadapi kegagalan.

“Kakek, apakah saya dapat menjadi kuat seperti kakek?” tanya anak kecil itu.

Kakeknya meyakinkan dengan jawaban, “Saya lihat bahwa kamu memang bertumbuh semakin hari semakin kuat.”

“Harus seberapa kuatkah saya?” tanyanya lagi

“Kamu harus sedemikian kuat sehingga kamu tidak perlu berbicara dengan amarah, meskipun hatimu dipenuhi dengan amarah.”

“Kamu harus sedemikian kuat sehingga kamu mau mendengarkan apa yang dikatakan orang, meskipun kamu sendiri menahan dorongan untuk didengarkan.”

“Kamu harus sedemikian kuat sehingga kamu dapat selalu mengambil waktu untuk mengingat segala kejadian yang terjadi kemarin dan memandang tentang apa yang akan terjadi esok, supaya dengan demikian kamu tau apa yang harus kamu perbuat hari ini juga.”

“Setelah itu, apakah itu berarti saya sudah cukup kuat untuk melintasi gunung yang kelam?” tanya anak laki laki tersebut.

Kakek yang bijaksana itu menjawab lagi, “Sesungguhnya kamu sudah melintasi beberapa dari gunung yang kelam itu, cucuku. Namun ingatkah bahwa gunung-gunung yang penuh penderitaan itu tidak memiliki awal maupun akhir, mereka ada di sekitar kita. Kita baru menyadari bahwa kita sedang melintasinya pada saat kita merasa lemah, tetapi memilih untuk menjadi kuat.”

Sahabat NK, dalam masa-masa ini dimana virus corona merebak, tantangan terus terjadi. Banyak hal membawa kita keluar dari kenyamanan. Pilihlah untuk menjadi kuat, bukan karena kita yang kuat namun karena pertolongan kita ialah dari Tuhan yang menjadikan Langit dan Bumi. [IW]