Rabu, 8 Agustus 2018

 

PRIBADI YANG MENGINSPIRASI

“Dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.” (Filipi 2:4)

Suatu hari saya dikomplain oleh anak saya, dengan nada yang agak kesal dan marah  ia datang dan berkata, “Papi bohong!” Saya kaget kok tidak ada hujan, tidak angin tiba- tiba marah ke saya. Dengan  nada yang agak tinggi  saya panggil dan berkata kepadanya mengapa tiba-tiba marah sama Papa. Ketika ia mulai berbicara dan berkata Papa lupa ya kalau Papa janji kita mau ke mall Aeon di Jakarta Garden City, saya malu karena sebagai seorang ayah saya tidak menepati janji saya ke anak saya.

Menjadi pemimpin yang disukai dan memberi inspirasi tidak harus menjadi sempurna terlebih dahulu. Seorang pemimpin adalah pribadi yang bisa dipegang janjinya. Menghargai dan menepati janji adalah tanda bahwa kita adalah sosok pribadi yang penuh kepedulian. Menghargai sesama tidak perlu dengan cara yang rumit. Cukup tepati janji yang telah kita buat dan berani minta maaf jika kita memang bersalah.

Dengan mendengarkan, seorang pemimpin  akan mengerti apa yang dirasakan orang lain. Seorang pemimpin juga harus bisa menjadi pendengar yang baik dengan menunjukkan sikap antusias dan  tidak buru-buru menilai dan  menasihati tanpa pertimbangan yang matang.

Seorang pemimpin tidak hanya dibutuhkan kemampuan dan  kecerdasan yang lebih tetapi juga dibutuhkan sikap hati. Seorang pemimpin yang menginspirasi juga dapat melihat dan melakukan hal yang baik dengan memperhatikan mereka yang mengelilinginya. Dengan memberikan pujian yang tulus dari hati yang jujur akan mewarnai kehidupannya dalam memimpin.

Menjadi pribadi seorang pemimpin juga harus bisa menjadi hamba dan memberi inspirasi. Mendorong, menginspirasi orang lain untuk memperhatikan orang lain dengan cara memberi contoh dan teladan hidup yang nyata. Seorang pemimpin yang  memberi inspirasi juga tidak hanya bossy tetapi bagaimana ia harus memberi sikap hidup seorang pelayan yang mencerminkan KARAKTER KRISTUS berhati hamba. [RB]