Sabtu, 24 November 2018

 

ORANG KRISTEN YANG BAIK?

“Jawab Yesus: “Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja.” (Markus 10:18)

Beberapa waktu lalu, saya bertemu dengan teman lama saya tanpa sengaja di sebuah mal. Dia tinggal di luar negeri dan sudah lama tidak komunikasi. Saat saya dan keluarga berbincang dengannya, dia teringat bahwa keadaan dia saat ini yang bisa tinggal di luar negeri, mendapatkan penghasilan besar dan bisa bertemu orang-orang penting, adalah karena saya. Padahal saya sendiri tidak berpikir bahwa dia berhasil karena saya. Bahkan sudah lama saya tidak berkomunikasi dengannya karena kesibukan masing-masing.

Satu minggu sebelumnya, saat melayani Youth dan Teens, saya sampaikan contoh tentang menjadi berkat itu tidak harus jadi hebat terlebih dulu. Contohnya ya soal teman saya ini tadi. Memang pada saat awal kuliah, saya bertemu dengannya dan kehidupannya tidak teratur saat itu. Entah kenapa, saya mulai memperkenalkan kehidupan yang positi, mengajarinya programming, dan memperkenalkan dunia komputer kepadanya. Dia sampai menginap hanya untuk belajar tentang komputer dan programming. Untung nya dia tertarik dan akhirnya sampai saat ini teman saya benar-benar terjun dalam bidang itu. Saya sendiri malah tidak berkecimpung dalam dunia programming dan komputer.

Ada yang bertanya, “Koq kamu mau-maunya ngajarin orang lain dan bisa jadi berhasil?” Sungguh saya tidak berpikir kalau saya baik, yang saya pikirkan pada saat itu adalah hanya berbagi, tidak memikirkan kehidupannya sesudah itu akan menjadi seperti apa. Menurut saya, Tuhan yang punya rencana kalaupun teman saya jauh lebih berhasil dari saya.

Sahabat NK, Yesus dalam ayat di atas, tidak merasa baik. Yesus mengatakan hanya Allah saja yang baik, tidak ada orang lain bahkan kita juga. Oleh karena nya, sebaik apapun perbuatan yang kita lakukan, bukanlah jaminan kita memperoleh keselamatan. Keselamatan yang sesungguhnya adalah saat kita menerima dan taat kepada-NYA. Bukan juga berarti kita berhenti untuk berbuat baik, tetaplah bertumbuh dalam kebaikan. Apakah Anda sudah merasa orang Kristen yang baik? Teruslah berupaya untuk menjadi serupa dengan Kristus. [JA]