Sabtu, 25 Juli 2020

Si Kecil Pembawa Kabar Baik

“Aku telah melihat pekerjaan yang diberikan Allah kepada anak-anak manusia untuk melelahkan dirinya.Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.” (Pengkhotbah 3:10-11 (TB))

Saya terlahir sebagai anak bungsu dari 4 bersaudara dengan kakak-kakak saya yang semuanya laki-laki. Keluarga saya bisa dibilang tidak beragama. Nilai-nilai yang diajarkan Papa saya adalah berbuat baik dan kerja keras agar bisa mencukupi kebutuhan keluarga. Tidak perlu beragama dengan taat. Namun kemudian saya menjadi orang pertama dalam keluarga yang “membangkang” ingin ke Gereja.

Saya masuk ke Gereja GPdI Cianjur tahun 1991 untuk mengobati rasa penasaran, dan mereka menyambut saya dengan sukacita. Selama saya ke gereja, Papa dan Mama memang tidak terlalu bereaksi negatif, bahkan ketika saya harus dengan sembunyi-sembunyi beribadah di gereja. Itu saya lakukan karena saya merasa ada sukacita di gereja.

Gereja tempat saya beribadah ada di bawah penggembalaan Pdt J.E. Awondatu (Om Yoyoh- Alm). Saya setia beribadah sampai pada akhirnya dibaptis tanggal 31 Agustus 1997. Sendirian, tanpa orang tua, hanya ditemani Ibu Gembala yang merangkul dan menasehati saya untuk tetap menghormati orang tua dalam keadaan apapun.

Seiring berjalannya waktu, ada kerinduan untuk membawa keluarga mengenal Kristus. Bulan Oktober tahun 1998, saya melihat Papa Mama saya ada dalam gereja dan duduk di belakang saya. Saya sangat terkejut. Bagaimana bisa kedua orang tua saya mau masuk gereja. Ternyata mereka semua melihat perubahan sikap hidup saya. Begitu juga kemudian dengan kakak-kakak saya. Saya sungguh bersukacita.

Rencana-Nya tidak pernah gagal, sekalipun banyak orang yang meragukan atau tidak bisa menyelaminya. Apa yang dirancangkan-Nya selalu sempurna dan mendatangkan kebaikan. Tuhan tak pernah salah menempatkan saya terlahir dalam keluarga ini. Saya tahu sekarang bahwa saya ditempatkan untuk menjadi pembawa kabar baik bagi keluarga kami. [CG]