Sabtu, 6 Oktober 2018

 

Nyanyian di setiap waktu

“Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Pujilah namaNya yang kudus, hai segenap batinku!” (Mazmur 103:1)

Ketika kegentaran melanda kita, rasanya tak mungkin untuk menghadapi, biasanya kita akan susah kita bersyukur apalagi memuji Tuhan. Hal ini dialami juga oleh seorang Raja besar di Yehuda, namanya Yosafat. Ketika suatu kali belum selesai mereka harus melawan bani Moab, Amon dan orang Meunim, mereka mendapat informasi bahwa ada lagi yang akan menyerang mereka, suatu laskar besar dari Edom. Sebagai seorang pemimpin, Yosafat menjadi takut dan mengambil keputusan untuk mencari Tuhan. Dia, tidak serta-merta mengeluarkan strategi hebatnya, namun memerintahkan seluruh Yehuda untuk berpuasa dan berkumpul untuk berdoa. Mereka berdoa, berseru meminta petunjuk Tuhan untuk menentukan langkah yang terbaik.

Melalui seorang Lewi, Tuhan berseru di tengah-tengah jemaah, bahwa mereka tidak usah takut dan terkejut dengan laskar yang besar itu. Besok, mereka harus turun dan menghadapinya dan Tuhan memberikan strateginya, serta diminta mereka untuk tetap tinggal saja di tempat mereka dan tidak usah takut, karena Tuhan menyertai mereka.

Keesokannya, Yosafat menguatkan hati umat dan mengingatkan mereka untuk tetap memegang janji Tuhan. Selanjutnya, dia mengangkat orang untuk menyanyi dan memuji Tuhan dan memimpin mereka dalam memuji Tuhan. Mereka bersorak-sorai, memuji Tuhan. Dan Tuhan melakukan perkara yang dahsyat, karena tentara musuh yang mengepung mereka, saling berperang sendiri, saling membunuh. Akhirnya, Yosafat dan orang-orangnya turun untuk menjarah barang-barang mereka dan memuji Tuhan kembali. Setelah tiga hari mereka menjarah, hari ke empat, mereka berkumpul di lembah untuk memuji Tuhan, mereka namakan Lembah Pujian hingga sekarang.

Seberapa besar tantangan dalam hidup kita. Mari belajar dari Yosafat yang mengambil hal yang tepat untuk berdoa kepada Tuhan, dan melakukan pujian-pujian kepada Allah. Sebelum dan sesudah berperang, Yosafat melakukan pujian kepada Allah. Dalam hidup kita pun, mari naikkan syukur kepada Tuhan bukan hanya ketika bersukacita, namun dalam setiap waktu. [NO]