Selasa, 12 Juni 2018

Jesus is the Center

“ Haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.” (Ulangan 6:7)

Ketika membaca ayat ini, saya mengerti mengapa banyak anak-anak tidak memiliki iman seperti orang tuanya. Memang peribahasa mengatakan “buah jatuh tidak jauh dari pohonnya” yang artinya sifat anak atau karakternya akan sama seperti orang tuanya. Tetapi masalah iman, tunggu dulu. Kalau kita cermati banyak sekali cerita di Alkitab yang menuliskan bahwa iman sang Bapa belum tentu turun ke anaknya.

Anak Nabi Samuel, tidak hidup seperti Samuel, serakah dan hidup menuruti kedagingan. Anak Daud, Absalom, ingin membunuh Daud. Apa sekarang masih terjadi? Ya! tentu saja. Pada tanggal 5 April 2013, Matthew Warren yang berusia 27 tahun, meninggal dunia karena bunuh diri.

Tidak bermaksud menghakimi, tetapi hal ini bisa kita jadikan introspeksi bagi kehidupan kita, keluarga kita. Jika saat ini Anda adalah seorang kepala keluarga, berperanlah sebagai imam. Lakukan ayat di atas, ajarkan firman secara sengaja dan teratur, kapanpun, dimanapun kepada anak-anak anda. Jika saat ini anda adalah seorang ibu, bantu sang ayah dalam menjalani tugasnya sebagai imam, jika suami belum percaya berdoalah, karena satu orang percaya, seisi rumah akan di selamatkan (Kis. 16:31).

Jika Anda adalah seorang anak yang belum menikah, hormatilah ayah dan ibumu, berdoalah bagi mereka jika mereka belum percaya, dan kenalkan mereka kepada Yesus dengan teladan hidupmu. Dan jika semua anggota keluarga Anda sudah percaya kepada Tuhan, adalah hal yang dahsyat jika dilakukan mezbah keluarga yang menghadirkan Tuhan di tengah keluarga.

Keluarga yang berfokus pada Kristus akan diliputi damai sejahtera yang melampaui akal. Mungkin saat ini ekonomi pas-pasan tetapi jika Yesus adalah tujuan utama dari keluarga, Tuhan akan memelihara keluarga. Pastikan keluarga kita tidak berfokus pada berkat Tuhan, tetapi pada pribadi Tuhan sang empunya berkat. [CH]