Selasa, 2 Oktober 2018

Utusan Injil Terbesar Abad 19

“ haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun “ (Ulangan 6:7)

D. L. Moody lahir tanggal 5 Februari 1837 di Northfield, Massachusetts. Ayahnya, Edwin Moody adalah seorang tukang batu, sedangkan ibunya, Betsey Holtom berasal dari kaum alim Purilastan. Pada 28 Mei 1841, ayahnya meninggal dunia sehingga ibunya terpaksa bekerja keras mengasuh tujuh orang anaknya.

Tiap pagi, Betsey Holtom selalu membacakan Alkitab untuk anak-anaknya, dan pada hari Minggu mengajak mereka pergi ke gereja Unitaris. Moody tidak suka pergi ke gereja karena ia tidak dapat memahami apa yang dikhotbahkan. Ia lebih suka bepergian dan bersuka ria.

Setelah dibaptis, ibunya mendesak agar ia belajar berdoa. Ia mencoba, tetapi merasa sia-sia saja. Setelah dewasa, D. L. Moody bertekad belajar sebanyak-banyaknya sambil bekerja. Saat ke gereja, ia lebih suka duduk di sudut gereja yang gelap dan sering kali ia tertidur karena penat bekerja.

Suatu hari, Edward Kimball, gurunya, menyampaikan pelajaran mengenai Musa dan menyentuh hatinya. Beberapa waktu kemudian, akhirnya Moody bertobat. Benih firman dalam pemuridan yang ditabur oleh Ibu Moody, tidak pernah sia-sia.

Sahabat NK, mulailah dari rumah Anda. Anak adalah lahan paling subur untuk menerima pemuridan. Mereka akan melihat teladan dan perkataan dari orang tuanya. Mereka sangat terbuka akan Firman Tuhan. Gerakan 4/14 mencanangkan untuk mendorong orang percaya bicara tentang Tuhan kepada anak usia 4 – 14 tahun, masa di mana anak akan lebih terbuka untuk hal baru, sehingga orang tua dapat mengarahkan hidup mereka kepada hal-hal rohani.

Yesus berkata untuk menjadikan semua bangsa murid-Ku. Adalah akan lebih mudah dengan memulainya dari rumah tangga di mana Anda memiliki pengaruh cukup besar dalam rumah tersebut. Dengan hal ini kita minimal sudah belajar memulai memuridkan orang yang dipercayakan di bawah pengaruh kita. Maukah Anda mencobanya? [WR]