Selasa, 24 Maret 2020

DULUNYA
“…aku melupakan apa yang telah dibelakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,
dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus
Yesus” (Filipi 3:13-14)
Dulunya saya tidak pernah berpikir akan terlibat dalam pelayanan di sebuah gereja bahkan di pelayanan
market place. Sejak SMP akhir, lebih banyak berkecimpung dengan komputer daripada dengan alkitab. Walaupun di
baptis, baca alkitab itu hanya sekadar di gereja dan di sekolah kalau ada pelajaran agama. Komputer adalah sesuatu
yang menarik saat itu, banyak program yang dibuat pada saat itu, sekadar iseng (membuat virus) untuk kebanggaan
bahwa virus nya dibuat anti virus nya oleh perusahaan di luar negeri.
Dulunya saya pikir sudah cukup bisa membuat program dan kemudian mengajar anak-anak SMP (saat lulus
SMA) membuat program. Lalu merasa sudah bisa menghasilkan uang untuk sekadar jajan dan tidak terlalu
memberatkan orang tua.
Dulunya saya pikir dengan bekerja sambil kuliah sudah bisa bangga karena banyak teman-teman yang
masih diberi oleh orang tua nya. Saat itu merasa untuk apa kuliah dan lebih baik cari uang.
Namun itu semua ternyata sia-sia, dengan bisa bekerja di kota besar, direkrut oleh beberapa perusahaan
besar tanpa melamar, ternyata tidak menjamin kedamaian. Satu waktu saya diajak oleh salah satu pengurus gereja
untuk membantu membuat warta gereja, karena di gereja itu tidak ada yang mengerti komputer. Dengan senang hati
mulai membuat naskah-naskah atau pengumuman di warta gereja dengan format lebih menarik (pada saat itu).
Sejak saat itu, ternyata keterampilan saya dalam komputer bisa menghasilkan sesuatu yang berdampak.
Mungkin itu salah satu hal yang akhirnya membuat saya bisa melayani dalam berbagai bidang pelayanan sampai
saat ini. Tuhan tambahkan keterampilan lain dan keterampilan tersebut dipakai untuk membantu mereka yang di
rehabilitasi karena narkoba. Walau rasanya tidak begitu besar dampaknya, tapi minimal apa yang Tuhan beri, bisa
disalurkan untuk memberkati. Lupakan apa yang kita sudah salah lakukan dulunya, saat nya kita lakukan yang
benar, apapun profesi kita, apapun panggilan kita, Tuhanlah sebagai fokusnya… [JA]