Selasa, 8 Oktober 2019

HIDUP YANG DIBAGIKAN
“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi,Ku di
Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi” (Kisah Para Rasul 1:8).
Pada awal pelayanan-Nya Tuhan Yesus memanggil dua orang penjala ikan bernama Simon Petrus dan Andreas, adiknya
dan berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia” (Matius 4:19). Di sepanjang zaman
panggilan yang sama telah disampaikan kepada orang-orang yang menaruh iman akan Yesus Kristus. Pada waktu sekarang juga
kita dipanggil untuk menjala dan menjangkau jiwa-jiwa yang terhilang melalui orang-orang yang setia seperti gereja mula-mula,
yang tetap setia memberitakan kabar keselamatan kepada jiwa-jiwa yang terhilang.
Apabila kita ingin menjadi saksi bagi Kristus dan siap diutus, maka sesungguhnya kehidupan kitalah yang merupakan
bagian yang utama dari kesaksian itu. Oleh karena kini kita sudah menjadi makhluk ciptaan yang baru, iman yang kita miliki itu
perlu ditunjukkan melalui perilaku dan perbuatan sehingga orang dapat melihat Kristus dalam kehidupan kita.
Yesus berkata, “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang
baik dan memuliakan Bapa yang di surga” (Matius 5:16). Artinya, kebiasaan-kebiasaan dan gaya hidup semestinya menghasilkan
tepuk tangan dan pujian bagi Yesus Kristus sehingga membantu menarik orang lain datang kepada-Nya. Hal ini tidak berarti
sebelum diutus dan jadi saksi harus menjadi sempurna dulu.
Apabila kehidupan kita bersih dan selalu berjalan di bawah penguasaan Roh Kudus, maka kita dapat dimuridkan,
diutus tanpa harus pergi meninggalkan komunitas atau tempat di mana kita tinggal. Sebab kesaksian hidup kita adalah Injil yang
dapat dibagikan kepada mereka yang ada di sekitar kita. Alkitab berkata dari buahnyalah kita dapat menikmati sebuah perbuatan
baik dari seseorang. Kalau utusan itu menghasilkan buah pertobatan dan buah-buah roh maka kita percaya banyak orang akan
menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat-nya karena mereka menikmati hidup yang kita bagikan. Selamat membagi
hidup untuk kemuliaan Kristus. [RB]